Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SRT Kotim Targetkan 1.000 Peserta Didik Baru di 2026

H
Penulis: Heny Pusnita❯
Kegiatan belajar di sekolah rakyat terintegrasi di Kotim, beberapa waktu lalu.
Kegiatan belajar di sekolah rakyat terintegrasi di Kotim, beberapa waktu lalu.

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Kementerian Sosial akan membuka penerimaan 30.000 peserta didik baru se-Indonesia pada tahun ajaran 2026 ini.


Advertisement

Di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga kini masih belum mengumumkan kuota pasti yang disediakan. Namun, ada kemungkinan lebih dari 100 peserta didik baru.

"Kemensos memang sudah berencana membuka penerimaan 30.000 peserta didik baru se-Indonesia. Di Kotim masih belum ditetapkan kuotanya. Tetapi, kalau di angkatan pertama 100 siswa, di tahun kedua ini kemungkinan lebih dari 100 siswa," kata Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 55 Kotim, Nikkon Bhastari, Senin (19/1).

Nikkon berharap bangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Jalan Wengga Metropolitan tepatnya di belakang Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) bisa rampung dan memungkinkan operasional di tahun 2026. Dengan demikian maka kuota penerimaan peserta didik baru akan ditingkatkan 10 kali lipat.

Advertisement

"Kalau bangunan Sekolah Rakyat di Kotim bisa selesai dan operasional tahun ini, target kami kalau bisa membuka untuk 1.000 peserta didik baru di angkatan kedua tahun 2026 ini," harapnya.

Menurut pantauannya, saat ini pekerjaan masih berupa urukan tanah, pemasangan tiang pancang.

"Saya belum menerima informasi dari pihak Kementerian PUPR selaku pelaksana proyek. Saya hanya memantau perkembangan pembangunan saja,  targetnya selesei kapan dan hal teknis lainnya bukan kewenangan saya," ujarnya.

Advertisement

Nikkon menambahkan, apabila kuota penerimaan peserta didik baru resmi dibuka dan ditetapkan, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi data warga tidak mampu yang masuk data desil 1 dan desil 2.

"Saya hanya merekomendasikan saja data warga tidak mampu dari yang saya terima. Setelah itu nomot teleppn dan data pendukung lainnya, akan disurvey lebih lanjut oleh Tim Program Keluarga Harapan (PKH) selaku pihak yang berhak merekrut peserta didik sesuai syarat dan kriteria yang berlaku," pungkasnya. (hgn/gus)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sekolah Rakyat di Palangka Raya sudahJaring 135 Murid Baru. Kuota masih Tersedia

Sekolah Rakyat di Palangka Raya sudahJaring 135 Murid Baru. Kuota masih Tersedia

Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya untuk 270 peserta didik. Dimana hingga 13 Juli, sebanyak 135 calon peserta didik menyatakan berminat

MPLS di SMPN 1 Sampit diikuti 288 Murid Baru. Dibuka oleh Wakil Bupati Kotim

MPLS di SMPN 1 Sampit diikuti 288 Murid Baru. Dibuka oleh Wakil Bupati Kotim

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pertama di SMP Negeri 1 Sampit berlangsung lancar. Kegiatan yang diikuti oleh 288 murid baru

GAMAS Tuai Apresiasi, Orang Tua Sebut Kehadiran Ayah di Hari Pertama Sekolah Bangun PeDe Anak

GAMAS Tuai Apresiasi, Orang Tua Sebut Kehadiran Ayah di Hari Pertama Sekolah Bangun PeDe Anak

Program GAMAS dinilai menjadi langkah nyata untuk memperkuat keterlibatan ayah dalam pendidikan sekaligus memberikan dukungan moral

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer