Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Anak Ular Satroni Warga saat Akhir Pekan

Dodi Abdul Qadir
Penulis: Dodi Abdul Qadir❯
Tim Rescue Dinas Damkar Kota Palangka Raya saat mengevakuasi ular piton di salah satu kediaman warga pada Sabtu (13/12) malam.
Tim Rescue Dinas Damkar Kota Palangka Raya saat mengevakuasi ular piton di salah satu kediaman warga pada Sabtu (13/12) malam.

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Ular Piton masih sering ditemukan masuk ke lingkungan rumah warga di Palangka Raya. Seperti Sabtu (13/12) malam, dalam sehari ada dua binatang melata itu yang membuat panik penghuni rumah.


Advertisement

Pihak Tim Rescue Damkar Palangka Raya pun segera bertindak setelah mendapatkan laporan warga, untuk mengevakuasi reptile tersebut.

Koordinator Tim Rescue Damkar Palangka Raya Sucipto mengungkapkan, evakuasi pertama dilakukan menindaklanjuti laporan warga di Jalan Puteri Junjung Buih III, Gang SNM. Anak ular piton dengan panjang sekitar 90 sentimeter dan diameter sekitar tiga perempat inci, ditemukan di dalam rumah.

“Ular diketahui saat penghuni rumah masih beraktivitas. Pelapor melihat anak ular piton berdiam dan melilit pada kaki kursi kayu di dalam rumah. Karena merasa takut, warga langsung melapor ke Tim Rescue Damkar,” ujarnya, Minggu (14/12).

Advertisement

Diungkapkannya pula, tim rescue memerlukan waktu 45 menit untuk melepaskan anak ular itu dari lilitannya di kursi.  “Setelah berhasil dievakuasi, ular piton dimasukkan ke dalam karung dan kemudian dilepasliarkan ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman masyarakat,” ungkap Sucipto.

Tak berselang lama, Tim Rescue Damkar meluncur ke rumah warga di Jalan Pangeran Samudera III. Di lokasi ini, seekor anak ular piton dengan ukuran hampir sama, masuk ke kamar kecil sebuah rumah kost.

Ular tersebut diduga masuk melalui saluran pipa paralon pembuangan air kamar mandi. Petugas Damkar kembali melakukan evakuasi dengan hati-hati untuk menghindari risiko terhadap penghuni rumah.

Advertisement

“Ular berhasil dievakuasi tanpa kendala berarti. Selanjutnya dimasukkan ke dalam karung dan dilepasliarkan ke alam bebas yang jauh dari kawasan pemukiman,” terang Sucipto.

Ia menambahkan, Damkar Kota Palangka Raya menghimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat musim hujan, karena satwa liar seperti ular berpotensi masuk ke lingkungan permukiman.

Warga juga diminta segera melapor kepada petugas jika menemukan hewan berbahaya, agar dapat ditangani secara cepat dan aman.(daq/gus)

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Lagi Santai di Teras Rumah, Warga Didatangi Ular Piton

Lagi Santai di Teras Rumah, Warga Didatangi Ular Piton

Kemunculan ular piton kembali menghebohkan warga Kota Palangka Raya, saat Lagi Santai di Teras Rumah, warga menghubungi call center 112

Menjelang Akhir Kemarau,  Teror Ular kembali Marak di Palangka Raya

Menjelang Akhir Kemarau, Teror Ular kembali Marak di Palangka Raya

Kemunculan ular di kediaman warga kembali marak di Palangka Raya. Kali ini, ditemukan di kamar mandi rumah kos di Kelurahan Menteng, Selasa

Ular Piton di Atap Dapur Picu Kepanikan Penghuni Rumah di Bukit Tunggal

Ular Piton di Atap Dapur Picu Kepanikan Penghuni Rumah di Bukit Tunggal

Suasana tenang sebuah rumah di Jalan Tenggiri, Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka Raya, mendadak gempar.lantaran ular piton di atap dapur

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer