Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satu Hektare Lahan di Kuala Pembuang Diduga Dibakar

M. Rifani Dewantara

 

DIBAKAR: Pemadaman api yang membakar lahan seluas 1 hektare di Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu (26/11).
DIBAKAR: Pemadaman api yang membakar lahan seluas 1 hektare di Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu (26/11).

KUALA PEMBUANG,radarsampit.jawapos.com-Kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan pemukiman Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir,  Rabu (26/11/2025).


Advertisement

Api yang menghanguskan kurang lebih sekitar 1 hektare lahan itu berlangsung cepat dan sempat membuat warga sekitar panik.

Informasi pertama diterima petugas Damkar Seruyan pada pukul 12.13 WIB dari seorang warga bernama Aton. Hanya 1 menit berselang, regu piket langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 12.18 WIB.

“Begitu sampai, api sudah melebar dan mendekati area permukiman,” kata Kasi Kebakaran, Nanang Kosim. Rabu (26/11).

Advertisement

Regu I yang terdiri dari 5 personel mengerahkan satu unit mobil tangki untuk memadamkan api.

Operasi pemadaman  dimulai pukul 12.19 WIB dan berlangsung intensif selama lebih dari 20 menit. Upaya pemadaman dinyatakan tuntas pada pukul 12.42 WIB, sebelum tim kembali ke posko.

“Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Namun, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan tengah ditelusuri,” ujar Nanang.

Advertisement

Menurutnya, kondisi cuaca cerah disertai angin diduga mempercepat merambatnya api ke area pemukiman. Nanang pun mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di musim panas. Warga juga diminta segera melapor bila melihat titik api sekecil apa pun untuk mencegah kejadian serupa. (rdw/gus)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 BMKG Ubah Prediksi Puncak Kemarau Kotim, September Diperkirakan Jadi Periode Paling Kering

BMKG Ubah Prediksi Puncak Kemarau Kotim, September Diperkirakan Jadi Periode Paling Kering

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merevisi prakiraan puncak musim kemarau di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Jangan Terkecoh Cuaca Cerah, Gelombang Laut di Kalteng Bisa Tembus 2,5 Meter

Jangan Terkecoh Cuaca Cerah, Gelombang Laut di Kalteng Bisa Tembus 2,5 Meter

Meski cuaca didominasi cerah berawan hingga berawan, angin yang bertiup cukup kencang menjadi salah satu faktor yang memicu gelombang

Karhutla masih Terjadi di Perbatasan Seruyan-Kotawaringin Barat

Karhutla masih Terjadi di Perbatasan Seruyan-Kotawaringin Barat

Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Seruyan belum mampu memadamkan seluruh titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perbatasan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer