SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Satuan Lalu Lintas Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan telah memaksimalkan kegiatan dalam rangka Operasi Keselamatan Telabang 2026 yang resmi dimulai sejak Senin (2/2/2026) lalu.
Kasat Lantas Polres Kotim AKP Heriyanto mengatakan, bahwa pihaknya telah menempatkan personel di berbagai titik strategis dan ruas jalan utama di wilayah Kota Sampit, khususnya di lokasi yang dinilai rawan pelanggaran dan potensi gangguan keamanan serta keselamatan berlalu lintas.
"Sejak dimulainya Operasi Keselamatan Telabang 2026, kami telah memaksimalkan patroli, kegiatan pengaturan lalu lintas, serta memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat di sejumlah titik di Kota Sampit," ujar Heriyanto, Jumat (6/2/2026).
Menanggapi adanya dugaan aksi balap liar di kawasan Taman Kota Sampit pada dini hari, Heriyanto menegaskan bahwa pihaknya secara rutin telah melakukan patroli di lokasi-lokasi yang selama ini dianggap rawan dijadikan arena balap liar.
"Kami sudah melakukan patroli di sejumlah titik yang berpotensi terjadi balap liar, termasuk di kawasan Taman Kota Sampit dan sekitarnya," imbuhnya.
Namun demikian, ia mengakui bahwa di lapangan, aksi balap liar kerap dilakukan secara berpindah-pindah dan terkesan bermain kucing-kucingan dengan petugas.
"Memang di lapangan sering terjadi kucing-kucingan. Saat petugas patroli datang, mereka membubarkan diri, lalu kembali berkumpul ketika situasi dirasa aman," ungkapnya.
Meski begitu, Satlantas Polres Kotim menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan intensitas patroli, khususnya pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
Heriyanto menegaskan, pihaknya tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif melalui edukasi dan imbauan kepada para remaja serta komunitas pengguna sepeda motor agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
"Kami berkomitmen menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif selama Operasi Keselamatan Telabang 2026. Kami juga mengajak peran serta masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas balap liar atau pelanggaran lalu lintas lainnya," pungkasnya. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor