Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Delapan Hari Operasi Keselamatan, Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Berkurang

Dodi Abdul Qadir • Kamis, 20 Februari 2025 | 21:48 WIB
ILUSTRASI. Kecelakaan lalu lintas. Radar Kudus-JawaPos.Com
ILUSTRASI. Kecelakaan lalu lintas. Radar Kudus-JawaPos.Com

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Operasi Keselamatan Telabang 2025 yang baru dilaksanakan selama delapan hari telah berhasil menekan angka kecelakaan.

Untuk diketahui, operasi ini digelar selama 14 hari mulai dari tanggal 10 sampai 23 Februari 2025.

Data yang dihimpun dari Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng. Angka kecelakaan lalu lintas pada 2024 lalu sebanyak 1.502 kejadian, Sementara di 2025 ini sebanyak 1.278 kasus atau menurun 224 kasus.

Dalam kegiatan itu, ada sepuluh prioritas pelanggaran menjadi target utama, penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur. Pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI dan safety belt.

Lalu, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas, berkendara melebihi batas kecepatan, kendaraan over dimension dan overload, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, dan penggunaan lampu strobo dan sirine pada kendaraan yang tidak berhak.

Penurunan juga terjadi pada korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Tengah. Pada 2024 lalu, korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sebanyak 182 orang, sementara pada 2025 ini sebanyak 129 orang. 

Sementara untuk korban luka berat pada 2024 sebanyak 248 orang dan di 2025 ini sebanyak 207 orang. Sedangkan untuk korban luka ringan di 2024 ini sebanyak 1.942 orang dan di 2025 ini sebanyak 1.613 orang.

Kemudian, pada 2024 lalu Polda Kalimantan Tengah melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas melalui ETLE sebanyak 8.893 pelanggar dan di 2025 ini sebanyak 10.312 pelanggar.

Sementara pada penindakan non ETLE di 2024 lalu sebanyak 39.718 pelanggaran dan di 2025 ini menindak sebanyak 38.977 pelanggaran. Pada 2025 ini Polda Kalimantan Tengah telah memberikan teguran sebanyak 27.796 pengendara untuk meningkatkan kesadaran mereka.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Poerwanto melalui Kabid Humas, Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan, operasi keselamatan 2025 ini berdampak positif dalam hal lalu lintas di seluruh Kalteng, sebab baru delapan hari dilaksanakan  sejak 10 Februari 2025 telah berhasil menekan angka kecelakaan.

“Benar, hal positif. Pelaksanaan Operasi Keselamatan Telabang 2025 ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam tertib berlalu lintas,” ungkapnya, Kamis (20/02/2025).

Erlan menambahkan, operasi ini juga merupakan langkah awal Polda Kalteng untuk mewujudkan Kamseltibcar Lantas menjelang bulan suci Ramadan.

"Kita akan memasuki bulan suci Ramadan, situasi benar-benar aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat dengan tenang menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya. (daq/fm)  

 

Editor : Farid Mahliyannor
#laka lantas #Operasi Keselamatan Telabang