Hindari Kecelakaan Saat Kabut Asap, Polisi Tekankan Batas Kecepatan 40 Km Per Jam

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau pengendara membatasi kecepatan maksimal 40 kilometer per jam saat kabut asap mengganggu jarak pandang.
Imbauan itu disampaikan menyusul kecelakaan mobil yang menabrak pembatas Bundaran 0 Kilometer Sampit, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kotim AKP Hariyanto mengatakan, pengendara harus menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan jarak pandang. Langkah itu penting agar pengemudi memiliki waktu untuk mengantisipasi hambatan yang muncul secara tiba-tiba.
“Situasi sangat tidak mendukung karena berkabut. Dan mohon berhati-hati karena keluarga kita menunggu di rumah. Mohon saat di perjalanan untuk selalu hati-hati agar tidak terjadi kecelakaan,” ujar Hariyanto di lokasi kejadian.
Menurutnya, pengendara perlu mengurangi kecepatan ketika kabut asap menghalangi pandangan. Dengan begitu, pengemudi memiliki kesempatan lebih besar untuk mengendalikan kendaraan jika menghadapi situasi yang tidak terduga.
“Sehingga jika terjadi sesuatu di depan kita bisa mengendalikan. Pengendara juga harus mampu melihat ini jaraknya sekian meter. Ini menjadi pelajaran,” katanya.
Selain membatasi kecepatan, Hariyanto mengingatkan pengendara untuk menyalakan lampu kendaraan saat melintas di tengah kabut asap. Penggunaan klakson juga dapat membantu memberi tanda kepada pengguna jalan lain mengenai keberadaan kendaraan.
Imbauan tersebut disampaikan setelah sebuah mobil menabrak pembatas Bundaran 0 Kilometer atau Bundaran Polres Kotim. Mobil yang datang dari arah Jalan Jenderal Sudirman itu menabrak bundaran hingga naik ke area taman, kemudian dievakuasi menggunakan mobil derek.
Seorang warga bernama Didi mengaku terkejut saat mobil tersebut datang dari arah belakang ketika dirinya hendak berbelok menuju bundaran. Ia mengatakan sudah menyalakan lampu sein sebelum terjatuh akibat terkejut.
“Tiba-tiba saja mobil dari arah belakang, padahal saya sudah menyalakan lampu sein dan mau belok ke arah bundaran. Karena kaget saya jatuh. Sementara mobil itu menabrak bundaran,” ungkap Didi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




