Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertanian Gunung Mas Catat Sejumlah Capaian Sepanjang 2026

Heru Prayitno
Penulis: Heru Prayitno❯
MANUGAL : Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing bersama Kapolres Arum Sari Puspita Dewi, Kepala Dinas Pertanian Aryantoni dan  masyarakat ketika melakukan tradisi manugal, di Desa Tumbang Malahoi, Kecamatan Rungan, Sabtu (24/10/2026) lalu. FOTO : ARHAM SAID/RADAR SAMPIT
MANUGAL : Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing bersama Kapolres Arum Sari Puspita Dewi, Kepala Dinas Pertanian Aryantoni dan masyarakat ketika melakukan tradisi manugal, di Desa Tumbang Malahoi, Kecamatan Rungan, Sabtu (24/10/2026) lalu. FOTO : ARHAM SAID/RADAR SAMPIT

Advertisement

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mencatat sejumlah capaian kinerja sepanjang 2026. Capaian tersebut meliputi sektor tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, perkebunan, serta sarana dan prasarana pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gumas Aryantoni mengatakan, di bidang tanaman pangan dan hortikultura, pihaknya telah melaksanakan pengembangan padi, jagung hibrida, dan buah-buahan, serta penanganan pascapanen.

Advertisement

Selain itu, dilakukan pengembangan sumber daya genetik melalui pendaftaran sejumlah varietas padi lokal, yakni Tabakang, Baun Andau, Siung Merah, dan Pulut Kanahi.

"Kami juga telah menyalurkan 2.360 bibit tanaman hortikultura kepada setiap perangkat daerah. Bantuan tersebut terdiri dari 1.000 bibit cabai, 660 bibit tomat, dan 700 bibit terong dalam bentuk polibag besar," ujar Aryantoni, Jumat (30/10).

Di bidang peternakan, capaian yang dilakukan antara lain mengoptimalkan operasional Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) serta pemasarannya melalui lapak di Pasar Lama. Dinas Pertanian juga berpartisipasi dalam pengendalian inflasi daerah melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan memasok telur ayam ras.

Advertisement

Selain itu, vaksinasi rabies terhadap anjing, kucing, dan kera telah dilaksanakan di beberapa kecamatan di Kabupaten Gumas.

Pada sektor perkebunan, Dinas Pertanian melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penerapan standar serta perizinan usaha perkebunan. Saat ini, terdapat 14 perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di Gumas. Sebanyak 12 PBS telah beroperasi, sedangkan dua lainnya masih dalam tahap pembangunan.

"Dari 12 PBS yang beroperasi, hanya empat yang memiliki pabrik pengolahan Crude Palm Oil (CPO), yakni PT MSAL, PT BMB Estate, PT ALS, dan PT TPA," jelasnya.

Aryantoni menambahkan, pihaknya juga melakukan penilaian kelayakan dan memberikan pertimbangan teknis terkait izin usaha pertanian. Salah satunya melalui pendataan kebun kelapa sawit milik masyarakat di Kecamatan Manuhing yang dibiayai Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Tahun Anggaran 2026.

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati Gunung Mas Serahkan SK Pengawasan Investasi kepada PT BMB

Bupati Gunung Mas Serahkan SK Pengawasan Investasi kepada PT BMB

Suasana penyerahan surat keputusan pengawasan berinvestasi kepada manajemen PT PT Berkala Maju Bersama, Selasa (3/11). 

Pemkab Gunung Mas dan PT PMM Sepakati Komitmen Pemisahan HGU Kebun Inti dan Plasma

Pemkab Gunung Mas dan PT PMM Sepakati Komitmen Pemisahan HGU Kebun Inti dan Plasma

Penandatanganan komitmen bersama dalam rapat antara Pemkab Gumas dengan manajemen   PT Prasetya Mitra Muda (PMM) di ruang rapat pemkab gumas

Bawaslu Gunung Mas Evaluasi dan Tingkatkan Kualitas Layanan PPID

Bawaslu Gunung Mas Evaluasi dan Tingkatkan Kualitas Layanan PPID

Ketua Bawaslu Yepta H Jinal dan komisioner bawaslu serta pihak diskominfosantik, berfoto bersama usai pelaksanaan rapat evaluasi layanan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer