
KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menerima bantuan lebih dari Rp10 miliar dari pemerintah pusat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dana tersebut akan diprioritaskan untuk pengadaan sarana pemadam kebakaran (damkar) dan kebutuhan pendukung penanganan karhutla lainnya.
"Kami bersyukur ada bantuan Rp10 miliar lebih dari pemerintah pusat yang akan diprioritaskan untuk penanganan karhutla," ucap Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, Rabu (28/10).
Dia menjelaskan, bantuan tersebut diterima melalui penyaluran tahap kedua. Sebelumnya, Kabupaten Gumas tidak termasuk daerah penerima bantuan tahap pertama yang disalurkan pada September 2026.
"Kami dapat memahami keterbatasan anggaran dari pemerintah pusat, sehingga tetap berfokus pada penanganan karhutla sembari menunggu dukungan pendanaan," terangnya.
Jaya mengatakan, pemanfaatan dana bantuan tersebut akan dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Rapat tersebut bertujuan menentukan alokasi anggaran sesuai kebutuhan penanganan karhutla di wilayah setempat.
"Rencananya dana itu akan diprioritaskan untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) dan berbagai kebutuhan pendukung penanganan karhutla di wilayah setempat," ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah pusat mengalokasikan bantuan penanganan karhutla sebesar Rp1,235 triliun yang disalurkan dalam dua tahap kepada sejumlah pemerintah daerah. Pada tahap pertama, bantuan senilai Rp760 miliar disalurkan kepada tujuh pemerintah provinsi dan 35 pemerintah kabupaten/kota.
Sementara itu, bantuan tahap kedua sebesar Rp480 miliar telah ditransfer kepada 44 pemerintah kabupaten/kota.
Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memperoleh alokasi Rp110 miliar untuk sembilan daerah. Besaran bantuan yang diterima setiap daerah berkisar Rp10 miliar hingga Rp20 miliar.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





