Sepekan ke Depan Cuaca Diprediksi masih Panas, Api Karhutla masih Berpotensi Menyala


Ketika Kapolda Kalteng Singgah Melihat Situasi Penanganan Karhutla di Sampit
Api karhutla belum sepenuhnya jinak. Kabut asap masih berpotensi mengepung Kalimantan Tengah (Kalteng). Polisi pun terus memburu pihak yang diduga bertanggung jawab. Sejauh ini, sebanyak 48 orang, dua diantaranya dari korporasi berstatus tersangka.
--------------------
Saat Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan turun langsung ke Sampit, Selasa (27/10), ia menyaksikan beratnya perjuangan petugas menghadapi kebakaran di lahan gambut.
Sebelum tiba di Bumi Habaring Hurung, ia lebih dahulu mengunjungi Kabupaten Katingan.Sekitar pukul 16.00 WIB, setibanya di Sampit, Iwan tidak langsung melanjutkan agenda berikutnya. Ia memilih singgah di Jalan Jaksa Agung, Kecamatan Baamang, untuk melihat langsung penanganan karhutla yang melibatkan gabungan petugas dan para relawan.
Di lokasi tersebut, karakteristik lahan gambut membuat upaya pemadaman membutuhkan tenaga ekstra dan penanganan berulang. Api yang terlihat padam di permukaan belum tentu benar-benar mati di dalam tanah.
"Saya ingin melihat bagaimana situasi penanganan karhutla yang ada di wilayah ini," kata Iwan saat diwawancarai Radar Sampit di halaman Kantor BPBD Kotim.
Namun dirinya mengapresiasi kerja keras petugas dan relawan yang berjibaku menangani kebakaran. Menurutnya, proses pemadaman tidak bisa berhenti ketika kobaran api tak lagi terlihat. Tahap pendinginan harus dilakukan untuk mencegah api kembali membesar sekaligus mengurangi kepulan asap.“Seperti itulah gambaran pekerjaan para petugas di lapangan," tambahnya.
Iwan Kurniawan mengakui, hujan yang mulai turun dalam beberapa hari terakhir memang membawa harapan. Namun, kondisi itu belum cukup untuk membuat semua pihak bernapas lega. Berdasarkan informasi BMKG yang diterimanya, cuaca panas diperkirakan kembali melanda Kalteng dalam sepekan ke depan.
Dirinya pun meminta seluruh satuan tugas meningkatkan patroli, memperkuat pencegahan, serta memberikan pembinaan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




