Rusaknya Ekosistem dan Rantai Makanan Akibat Dampak Karhula Bakal Dirasakan Manusia


Serangga Penyerbuk Berkurang, Tikus Berpotensi Mengganas
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjalar, selain merugikan semua pihak, diprediksi juga bakal memunculkan dampak kerusakan ekosistem. Banyak satwa kehilangan habitat, rantai makanan terganggu, hingga ancaman ledakan populasi tikus yang berpotensi menghantam tanaman pertanian dan perkebunan.
-------------------
Ular menjadi salah satu satwa liar yang paling terdampak ketika habitatnya terbakar. Padahal, keberadaan ular memiliki peran penting sebagai predator alami tikus.
“Ular itu predator alami tikus. Setelah kebakaran ini, perkiraan kami tikus akan menjadi masalah besar bagi petani karena bisa menyerang tanaman, baik sawit, buah-buahan maupun sayur-mayur,” kata Muriansyah, Komandan BKSDA Resor Sampit.
Ketika populasi ular menyusut, keseimbangan rantai makanan ikut terganggu. Predator berkurang, sementara tikus memiliki peluang berkembang lebih banyak. Pada akhirnya, persoalan ekologis itu dapat berbalik menjadi persoalan ekonomi bagi petani.
Bukan hanya ular yang menjadi korban. Serangga penyerbuk juga ikut terdampak. Api dan kepulan asap dapat mematikan berbagai jenis serangga yang berperan dalam membantu proses pembungaan dan pembuahan tanaman.
“Serangga penyerbuk juga banyak yang mati, baik karena api maupun asap kebakaran. Ini juga menjadi masalah setelah kebakaran karena tanaman buah-buahan akan sedikit berbunga dan berbuah,” papar Muriansyah.
Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat. Namun lanjutnya, ketika musim buah tiba, efeknya bisa terasa. Tanaman yang seharusnya berbunga dan menghasilkan buah justru mengalami penurunan produktivitas akibat terganggunya proses penyerbukan.
Muriansyah menegaskan, kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Pengalaman karhutla besar di Kotim pada 2015 dan 2019 menjadi gambaran bahwa kerusakan ekosistem dapat meninggalkan dampak panjang terhadap sektor perkebunan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




