Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketika Penumpang Pesawat Asal Sampit Turut Terdampak Letusan Anak Krakatau

R
Penulis: Radar Sampit❯
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, yang sedang mengalami erupsi dan langsung berdampak pada dunia penerbangan. (antara/ho/kementrian ESDM)
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, yang sedang mengalami erupsi dan langsung berdampak pada dunia penerbangan. (antara/ho/kementrian ESDM)

Advertisement

Coba Mengubah Rute, Naik Kereta Jakarta-Surabaya

Rencana pulang ke Sampit, bagi calon penumpang pesawat yang semula tinggal menunggu waktu terbang jadi berantakan, Minggu (6/9). Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau membuat langit tak bersahabat. Akibatnya, sejumlah penerbangan dari Jakarta hingga Surabaya dibatalkan dengan batas waktu, belum ada kepastian.

-------------------------

Advertisement

Kondisi itu, seperti dialami Indah Rusmini. Salah satu calon penumpang pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta yang akan terbang menunu Bandara H Asan Sampit. Namun, bandara internasional yang berposisi di Tangerang, Banten itu, sementara menghentikan operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik.

Penutupan yang semula dijadwalkan pukul 06.00 hingga 09.30 WIB, namun kembali diperpanjang sampai pukul 13.30 WIB dan kemudian menunggu situasi aman.

Indah pun tak punya banyak pilihan. Pekerjaan di Sampit sudah menunggunya. Ia pun mencoba memutar haluan. Rela mengejar pesawat untuk penerbangan Surabaya-Sampit.

Advertisement

Bagi Indah, abu vulkanik bukan lagi sekadar kabar tentang aktivitas gunung api.Ia pun mendapat cerita dari keluarganya di Depok bahwa abu vulkanik terlihat cukup tebal di kawasan tersebut.

“Abu-abunya memang sudah lumayan tebal sampai ke Depok. Karena angin, abu itu masuk sampai ke area Bandara Soekarno-Hatta dan sekitarnya,” sebut Indah.

Tak ada kepastian di Bandara Soekarno-Hatta, ia pun menempuh Jakarta-Surabaya dengan kereta api. Biasanya, jarak tempuh perjalanan kereta api reguler dari Jakarta ke Surabaya berkisar antara 720 hingga 784 kilometer, dengan waktu tempuh reguler sekitar 7 jam 45 menit hingga 10 jam 30 menit.

Dampak serupa juga dirasakan di Bandara Halim Perdanakusuma.Langit yang tertutup abu membuat perjalanan udara harus ditunda. Pesawat yang seharusnya mengantar penumpang ke berbagai daerah terpaksa tetap berada di darat.Sementara itu, penumpang bergerak mencari jalan masing-masing. Ada yang menunggu. Ada yang mengurus refund. Ada pula yang seperti Indah, memilih memutar haluan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Menuju Asian Games di Jepang, Timnas Basket Putra Indonesia Hindari Erupsi Gunung Anak Krakatau

Menuju Asian Games di Jepang, Timnas Basket Putra Indonesia Hindari Erupsi Gunung Anak Krakatau

Menuju Asian Games di Jepang, Timnas Basket Indonesia Hindari Erupsi Gunung Anak Krakatau, jalan darat dari Jakarta ke Surabaya, naik bus

Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Total Enam Bandara Ditutup

Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Total Enam Bandara Ditutup

Bandara Husein Sastranegara Bandung menjadi bandara keenam yang ditutup setelah terindikasi terdampak sebaran abu vulkanik dari erupsi

Jarak Pandang Turun Drastis, Nam Air Sampit-Surabaya Batal Terbang

Jarak Pandang Turun Drastis, Nam Air Sampit-Surabaya Batal Terbang

Penerbangan Nam Air nomor IN 243 rute Sampit-Surabaya terpaksa dibatalkan setelah kondisi jarak pandang di sekitar bandara menurun drastis.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer