Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jejak Eks Lapangan Terbang di Desa Penyombaan saat Operasi Dwikora 1964

Syamsudin Danuri
Penulis: Syamsudin Danuri❯
Danlanud Iskandar beserta jajaran dan aparat Pemkab Lamandau, ketika di lokasi bekas lapangan terbang yang pernah beroperasi tahun 1964 di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau.
Danlanud Iskandar beserta jajaran dan aparat Pemkab Lamandau, ketika di lokasi bekas lapangan terbang yang pernah beroperasi tahun 1964 di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau.

Luas Mencapai 72 Hektare, Jadi Aset TNI AU


Advertisement

Pada masa operasi Dwikora tahun 1964, sebuah lahan di Desa Penyombaan Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau menjadi saksi bisu sejarah. Ada jejak bernilai historis lokasi yang pernah digunakan sebagai lapangan terbang Aju bagi pesawat Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI). 

-----------------------------

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, bersama beberapa Kepala Dinas dan staf Lanud Iskandar menyambangi Kantor Bupati Lamandau, Senin (12/1).

Advertisement

Audiensi dengan suasana hangat dan penuh keakraban itu, sekaligus momentum silaturahmi penguatan koordinasi antara TNI Angkatan Udara dan Pemerintah Kabupaten Lamandau.

Pertemuan itu pun membawa kisah tentang sebidang lahan seluas kurang lebih 72 hektare di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau. Lahan itu bukan sekadar aset negara, melainkan saksi bisu sejarah perjuangan bangsa.

Pada masa Operasi Dwikora, kawasan tersebut pernah difungsikan sebagai lapangan terbang Aju bagi pesawat Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI), yang memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan wilayah.

Advertisement

Dalam audiensi itu, Danlanud menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Lamandau dapat memberikan dukungan penuh terhadap proses penertiban, pengamanan, dan penyelesaian administrasi aset TNI AU tersebut.

Ia menegaskan, penataan administrasi yang jelas akan membuka peluang pemanfaatan aset secara optimal dan tepat guna sesuai peruntukannya.

Gayung bersambut, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, menyambut baik kedatangan rombongan Lanud Iskandar.

Ia menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi dan mendukung proses koordinasi serta penyelesaian administrasi aset TNI AU. Sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama lintas sektor demi kepentingan bersama.

Sinergi antara TNI AU dan pemerintah daerah dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Usai audiensi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi lahan bersejarah tersebut.

Didampingi staf Pemerintah Kabupaten Lamandau, rombongan mengecek kondisi kawasan yang dahulu menjadi lapangan terbang Aju, termasuk meninjau patok-patok penanda aset TNI Angkatan Udara, sebagai langkah nyata memastikan keberadaan dan kejelasan aset negara di wilayah Kabupaten Lamandau. (*/gus)

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemasan Produk Jadi Kunci Daya Saing UMKM

Kemasan Produk Jadi Kunci Daya Saing UMKM

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Lamandau didorong terus berinovasi dalam mengembangkan kemasan produk

Disdukcapil Jemput Bola, Percepat Aktivasi IKD

Disdukcapil Jemput Bola, Percepat Aktivasi IKD

Disdukcapil) Kabupaten Lamandau mengintensifkan layanan jemput bola untuk mempermudah masyarakat mengurus administrasi kependudukan.

Polres Lamandau Himpun Informasi Lowongan Kerja

Polres Lamandau Himpun Informasi Lowongan Kerja

Polres Lamandau berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lamandau untuk menghimpun lowongan kerja

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer