Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Tata Cara Pemulasaran Jenazah melalui Fardu Kifayah

Ria Mekar Anggreany
Para peserta pelatihan pemulasaran jenazah di Nanga Bulik Lamandau, saat mengikuti praktek yang diberikan narasumber.
Para peserta pelatihan pemulasaran jenazah di Nanga Bulik Lamandau, saat mengikuti praktek yang diberikan narasumber.

Masih Sedikit Orang yang Bisa dan Mau


Advertisement

radarsampit.jawapos.com-Tata cara pemulasaran jenazah melalui Fardu Kifayah (Tata Cara Islam), umumnya dimiliki mereka yang sudah merumur tua. Padahal keterampilan ini, juga harus diketahui kalangan muda, mengingat datangnya kematian tak memandang usia dan jenazah harus ada yang mengurusnya.

--------------------------------------------

Atas dasar keprihatinan tersebut, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Lamandau menggelar kegiatan pelatihan Pemulasaran Jenazah di Masjid Baiturrahman, Nanga Bulik, Sabtu (6/12). Temanya, meneladani Sunnah dalam mengurus Jenazah, Tanda Cinta Sesama bagi Sesama Muslim.

Advertisement

Peserta yang berminat pun cukup banyak. Mencapai 170 orang perwakilan pemuda dan remaja dari sejumlah masjid.

Menurut Ketua DPD BKPRMI  Kabupaten Lamandau H Abdul Basir,  Fardu Kifayah  untuk mengurus jenazah ini sangat penting, karena sangat sulit untuk mencari orang yang bisa dan mau mengurus jenazah. “Mulai dari memandikan, mengafani, men-solati, dan memberikan kata pengantar sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir atau di makamkan di pekuburan,” ujarnya.

Pelatihan ini menurutnya juga salah satu untuk menjawab persoalan di tengah masyarakat ketika salah satu warga meninggal dunia. Sehingga diharapkan kepada para peserta tersebut, dapat mengikuti kegiatan agar lebih memahami akan pentingnya Fardhu Kifayah bagi seorang muslim.

Advertisement

Abdul Basir mengungkapkan, dalam  mengurusi jenazah ada 4 hal yang harus ditanamkan. Pertama harus Ikhlas melakukan pekerjaan ini. Selanjutnya Harus Berani, Tidak Jijik, dan bisa amanah untuk mengurusi yang ada pada diri jenazah.

“Saya apresiasi kepada para peserta yang  mau mengikuti acara ini, karena hal ini sangat penting dalam kehidupan kita  sehari-hari. Petugas yang mengurusi masalah pardu kifayah saat ini sangatlah langka. Sebab kematian itu adalah sebuah ketetapan, suka atau tidak, rela atau tidak ia tetap ada dan akan menghampiri kita . Itu adalah sebuah kepastian yang mutlak, ia adalah wewenang sang Kholik,” paparnya.

Narasumber kegiatan ini diantaranya Ketua MUI Kabupaten Lamandau KH Nur Afif, Ketua DPD BKPRMI  Lamandau H Abdul Basir, pewakilan tokoh masyarakat H Nadi Saidin, Hamidah dan  Ida.  

Ketua MUI Lamandau Nur Afif  juga berharap, pelatihan ini akan memberikan motivasi bagi warga khususnya para pemuda untuk bisa berperan aktif di masyarakat. Khususnya dalam menangani hal-hal yang berkaitan dengan Fardhu Kifayah. Sehingga ilmu yang didapat bisa bermanfaat untuk sesama.

Sebelumnya, Asisten 1 Setda Lamandau, Triadi saat mewakili bupati dalam mengawali pelatihan ini menyampaikan apresiasinya.

“Pelatihan fardu kifayah sangat penting untuk memastikan tersedianya petugas yang memahami tata cara memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah secara benar. Kemampuan tersebut menjadi bagian dari pelayanan keagamaan kepada masyarakat,” imbuhnya.(*/gus)

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemasan Produk Jadi Kunci Daya Saing UMKM

Kemasan Produk Jadi Kunci Daya Saing UMKM

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Lamandau didorong terus berinovasi dalam mengembangkan kemasan produk

Disdukcapil Jemput Bola, Percepat Aktivasi IKD

Disdukcapil Jemput Bola, Percepat Aktivasi IKD

Disdukcapil) Kabupaten Lamandau mengintensifkan layanan jemput bola untuk mempermudah masyarakat mengurus administrasi kependudukan.

Polres Lamandau Himpun Informasi Lowongan Kerja

Polres Lamandau Himpun Informasi Lowongan Kerja

Polres Lamandau berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lamandau untuk menghimpun lowongan kerja

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer