Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Maraknya Kehadiran Hewan Melata di Pemukiman Warga Kota Palangka Raya

Dodi Abdul Qadir
Penulis: Dodi Abdul Qadir❯
Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya saat melakukan evakuasi seekor ular jenis Piton di pemukiman warga, baru-baru tadi.
Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya saat melakukan evakuasi seekor ular jenis Piton di pemukiman warga, baru-baru tadi.

 


Advertisement

Puluhan Kali pada Oktober-November, Paling Sering Ular Piton

Kehadiran binatang melata di pemukiman warga masih sering dijumpai di Kota Palangka Raya belakangan ini. Selain Biawak, Ular Piton juga menjadi binatang yang sering membuat panik penghuni rumah. Tim rescue Pemadam Kebakaran (Damkar)setempat pun, langganan dipanggil untuk mengatasinya.

-------------------------------------

Advertisement

Catatan Radar Sampit, dalam rentang waktu bulan Oktober-November 2025 saja, kehadiran ular memasuki pemukiman warga di Palangka Raya mencapai puluhan ekor. Sebagian besar berjenis Piton, Kobra dan sesekali ditemukan Biawak.

Dalam satu bulan terakhir, ukuran paling besar yang berhasil dievakuasi tim rescue Damkar Palangka Raya, yakni beberapa kali Ular Piton sepanjang 4 meter. Salah satunya masuk ke kandang ternak ayam, dan memangsa sejumlah anak ayam, saat ditemukan di pemukiman warga di belakang Kelurahan Panarung, Jalan Wortel, pada 29 Oktober 2025 lalu.

Salah satu penemuan lain dari biasanya juga terjadi pada 22 September 2025 lalu. Yakni seekor Ular Piton panjang 4 meter, diameter 3 inci ditemukan tewas dalam keadaan melingkari atau mengerami 30 butir telurnya.

Advertisement

Poisisi binatang melata itu tepat di bawa akar pohon Geronggang di sekitar Jalan Tampung Penyang, Palangka Raya. Lingkaran sarangnya diperkirakan berdiameter sekitar 35 sentimeter. Ukuran satu butir telur sebesar genggaman tangan orang dewasa, mirip telur angsa, namun bentuknya lengket satu sama lain.

Kulit telurnya terasa kenyal saat diraba, seperti terpal berisi air, menandakan telur dalam kondisi utuh dan masih segar.Sayangnya, ular tersebut ditemukan sudah dalam keadaan mati. Dugaan kuat, kematiannya akibat luka di bagian kepala karena terkena pisau saat proses pembersihan lahan oleh warga.

Kemudian yang terbaru, dua Ular Piton kembali ditemukan masuk rumah warga. Yakni di Jalan Bukit Keminting. X Gang Bima 5 Palangka Raya, dengan panjang 1 meter besar 3 per 4 inci. Didapati saat bersembunyi di celah celah dinding rumah.

Kemudian di Jalan Talenta, ditemukan juga  seekor ular Piton sepanjang 1 meter besar 4 per 3 inci, sembunyi ditumpukan barang.

Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto mengungkapkan, hadirnya binatang melata itu pada salah satu rumah di Jalan Bukit Keminting, sudah dua hari terlihat oleh warga sekitar. Saat masuk kamar kecil. Namun cepat juga menghilang. Lantaran ketakutan, pemilik rumah meminta bantuan pihaknya untuk mengevakuasi.

Setelah dilakukan pencarian sekitar 45 menit, ular itu terlihat di dinding di kamar kecil. Petugas pun menangkapnya menggunakan tongkat penjepit khusus. Kemudian seperti biasa, ular dimasukan ke dalam karung. Selanjutnya dilepasliarkan ke alam bebas yang jauh dari pemukiman warga.

Selanjutnya di Jalan Talenta. Keberadaan  Ular Piton  terlihat saat warga beraktivitas di dalam rumah. Binatang itu merayap di lantai dan bersembunyi tumpukan barang. Tim rescue memakan waktu sekitar 15 menit untuk menangkapnya, dan  dimasukkan ke karung untuk dilepasliarkan ke alam bebas jauh dari pemukiman.

Sucipto menilai, maraknya kehadiran ular di pemukiman warga di perkotaan, tak lepas dari menipisnya sumber makanan dan terganggunya ekosistem atau rantai makanannya. Sehingga sering mencari mangsa ke pemukiman warga. Ditambah lagi, adanya perubahan lingkungan dan curah hujan yang tinggi.

“Warga kami ingatkan agar segera melapor petugas bila menemukan satwa liar berbahaya di sekitar rumah, agar dapat ditangani dengan aman. Terutama saat curah hujan tinggi atau perubahan cuaca yang membuat hewan lebih sering masuk ke pemukiman,” imbuhnya, Jumat (21/11) kemarin. (*/gus)

 

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Lagi Santai di Teras Rumah, Warga Didatangi Ular Piton

Lagi Santai di Teras Rumah, Warga Didatangi Ular Piton

Kemunculan ular piton kembali menghebohkan warga Kota Palangka Raya, saat Lagi Santai di Teras Rumah, warga menghubungi call center 112

Menjelang Akhir Kemarau,  Teror Ular kembali Marak di Palangka Raya

Menjelang Akhir Kemarau, Teror Ular kembali Marak di Palangka Raya

Kemunculan ular di kediaman warga kembali marak di Palangka Raya. Kali ini, ditemukan di kamar mandi rumah kos di Kelurahan Menteng, Selasa

Ular Piton di Atap Dapur Picu Kepanikan Penghuni Rumah di Bukit Tunggal

Ular Piton di Atap Dapur Picu Kepanikan Penghuni Rumah di Bukit Tunggal

Suasana tenang sebuah rumah di Jalan Tenggiri, Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka Raya, mendadak gempar.lantaran ular piton di atap dapur

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer