Bupati Sukamara Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026

Fauziannur • Dipublikasikan Jumat, 23 Oktober 2026 | 10:56 WIB
Bupati Sukamara  Masduki saat menyerahkan surat perpanjangan sekolah keagamaan usai upacara Hari Santri Nasional Tahun 2026. (Fauziannur/Radar Sampit)
Bupati Sukamara  Masduki saat menyerahkan surat perpanjangan sekolah keagamaan usai upacara Hari Santri Nasional Tahun 2026. (Fauziannur/Radar Sampit)

 

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Bupati Sukamara Masduki memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di aula Kantor Bupati Sukamara, Kamis (22/10). Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan organisasi keagamaan, dan para santri.

Dalam amanat Menteri Agama RI yang dibacakannya, Masduki menyampaikan bahwa santri memiliki peran penting dalam memperkuat bangsa melalui ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan akhlak mulia.

“Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan akhlak mulia,” kata Masduki.

Ia menegaskan, meskipun tantangan zaman terus berubah, semangat pengabdian santri kepada bangsa dan negara harus tetap terjaga.

Masduki juga menyinggung visi Indonesia Emas 2045, saat Indonesia genap berusia 100 tahun. Untuk mewujudkan cita-cita menjadi negara yang maju, sejahtera, dan berdaya saing, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berakhlak mulia, serta mampu menghasilkan inovasi.

“Untuk mewujudkan cita-cita besar itu, kita membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berakhlak mulia, serta mampu menghadirkan inovasi,” ujarnya.

Bupati mengajak para santri di Kabupaten Sukamara untuk terus menjaga identitas keislaman, meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mempertahankan nilai-nilai luhur di tengah perkembangan zaman.

Peringatan HSN 2026 di Kabupaten Sukamara diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam menjaga moral bangsa sekaligus mendorong pembangunan daerah. (fzr/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
hari santri sukamara