SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Kemarau panjang meningkatkan kebutuhan air bersih di Kota Sukamara. Kondisi ini dirasakan sejumlah pedagang air bersih eceran yang mengaku dagangannya lebih cepat laku dibandingkan hari biasa.
“Bedanya, sekarang jualan air lebih cepat laku. Namun, jumlahnya sama saja saat musim kemarau maupun musim hujan,” kata Eman, salah seorang pedagang air bersih.
Menurut Eman, dalam sehari dirinya bisa mengantarkan air bersih hingga delapan kali menggunakan gerobak. Air tersebut dikemas dalam jeriken dan dijual kepada pelanggan tetap maupun pembeli eceran.
“Ada pelanggan tetap dan ada juga yang membeli per jeriken. Harganya Rp2.000 per jeriken,” terangnya.
Meski penjualan lebih cepat, Eman mengatakan harga air bersih untuk kebutuhan sehari-hari tetap sama seperti sebelumnya. Dengan demikian, pembeli tidak merasa terbebani oleh kenaikan harga.
“Kalaupun ada perbedaan harga, kemungkinan disebabkan air yang dibeli untuk usaha lain, seperti usaha air isi ulang. Kalau untuk kebutuhan sehari-hari, harganya tetap sama,” pungkasnya. (fzr/yit)
Editor : Heru Prayitno