SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, dengan wilayah Ketapang, Kalimantan Barat, mulai dimanfaatkan warga. Meski baru dapat dilalui sepeda motor, jalan tersebut ramai dijajal warga yang penasaran dengan kondisi akses dan jembatan yang masih dalam pengerjaan.
Jalan tersebut diketahui sudah tembus hingga Desa Jambi, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang. Bagi warga yang mengetahui jalur perkebunan kelapa sawit, perjalanan menuju Desa Jambi lebih dekat dibandingkan melalui jalan poros.
“Jalan yang masih ditinggikan, timbunannya tinggal sedikit lagi hingga jembatan. Namun, lebih dekat lewat jalan perkebunan jika hafal. Banyak warga dan anak sekolah yang lewat jalan di situ,” kata Amir, salah seorang warga.
Hampir setiap hari warga datang untuk menjajal jalan tersebut. Mereka berharap pengerjaan segera diselesaikan dan permukaan jalan diratakan agar dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ketapang Dennery mengatakan, Jembatan Jelai telah dibangun sekitar 20 tahun lalu. Namun, konektivitas jalan yang menghubungkan kedua wilayah hingga kini belum sepenuhnya berfungsi dan baru dapat dilalui kendaraan roda dua.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Ketapang terus mengupayakan peningkatan akses dari arah Ketapang. Pemerintah menargetkan jalur tersebut sudah dapat dilalui kendaraan roda empat pada akhir 2026.
“Kami upayakan akhir tahun ini kendaraan roda empat sudah bisa melintas. Walaupun sekarang baru sepeda motor yang bisa lewat, karena jalan dan jembatan ini menghubungkan Kabupaten Sukamara dengan Kabupaten Ketapang menjadi jalur lintas provinsi Kalteng-Kalbar. Tinggal satu kilometer lagi. Kami terus memacu bersama teman-teman di DPRD Ketapang,” jelas Dennery saat kunjungannya ke Sukamara. (fzr/yit)
Editor : Heru Prayitno