Kasus ISPA di Sukamara Melonjak Hampir Lima Kali Lipat

Fauziannur • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 10:17 WIB
Api dengan kepulan asap hitam nampak di area bantaran Sungai Jelai, Kabupaten Sukamara. (Fauziannur/Radar Sampit)
Api dengan kepulan asap hitam nampak di area bantaran Sungai Jelai, Kabupaten Sukamara. (Fauziannur/Radar Sampit)  

 

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com — Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Sukamara melonjak hampir lima kali lipat sepanjang September 2026. Peningkatan tersebut terjadi di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara Ari Junita mengatakan, kasus ISPA tercatat 134 kasus pada saat pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat karhutla pada 16 September 2026. Hingga minggu keempat September, jumlahnya meningkat menjadi 651 kasus.

“Pada saat ditetapkan status darurat kabut asap pada minggu kedua atau 16 September 2026, kasus ISPA tercatat 134 kasus. Sampai minggu keempat September meningkat menjadi 651 kasus. Artinya, dalam kurun waktu kurang dari satu bulan terjadi tambahan 517 kasus ISPA atau meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan saat awal status darurat ditetapkan,” kata Ari, Kamis (1/10).

Menurut Ari, peningkatan tersebut menunjukkan gangguan kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya pada saluran pernapasan. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah penanganan dampak kabut asap akibat karhutla.

“Ini peningkatan luar biasa dan sangat signifikan. Terjadi gangguan pernapasan dengan kategori ISPA. Ini menjadi salah satu indikator penting dalam melihat dampak karhutla terhadap kondisi kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Dalam rapat gabungan yang membahas penanganan karhutla, peningkatan kasus ISPA selama September juga menjadi salah satu indikator yang dipertimbangkan dalam perpanjangan status tanggap darurat karhutla di Kabupaten Sukamara.

“Melihat kondisi kesehatan masyarakat, sangat terdampak sekali dengan bencana kabut asap. Semoga dengan berbagai langkah dan kesiagaan yang dilakukan, kasus ISPA di Kabupaten Sukamara bisa diminimalisir,” ucap Ari. (fzr/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
sukamara ispa