Kemarau Panjang, Petani Sayur Kartamulia Terancam Gagal Panen

Fauziannur • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 15:54 WIB
PERTANIAN : Karni menunjukkan tanaman sayur di kebun miliknya Jalan Rambutan, Sampit, Kotawaringin Timur. FOTO: ALFIAN ARWI PERMANA/RADAR SAMPIT
PERTANIAN : Karni menunjukkan tanaman sayur di kebun miliknya Jalan Rambutan, Sampit, Kotawaringin Timur. FOTO: ALFIAN ARWI PERMANA/RADAR SAMPIT

 

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Kemarau panjang yang masih berlangsung mengancam hasil panen petani sayuran di Desa Kartamulia, Kabupaten Sukamara. Keterbatasan pasokan air membuat pertumbuhan sejumlah tanaman terganggu dan berpotensi menyebabkan gagal panen.

Ketua Kelompok Tani Karta Jaya Desa Kartamulia, Sudir, mengatakan kemarau menjadi tantangan bagi petani dalam memenuhi kebutuhan air tanaman. Kondisi tersebut membuat tanaman cabai dan sejumlah sayuran yang sebelumnya diharapkan menjadi sumber pendapatan kini menghasilkan lebih sedikit.

“Tanaman cabai dan sejumlah sayuran yang sebelumnya diharapkan menjadi sumber pendapatan kini kurang menghasilkan akibat keterbatasan pasokan air untuk tanaman,” kata Sudir.

Menurutnya, minimnya pasokan air menghambat pertumbuhan tanaman. Tanaman yang seharusnya memasuki masa produksi tidak dapat berkembang dengan baik sehingga hasil panen jauh dari harapan.

Penurunan hasil panen tersebut juga mulai memengaruhi pasokan sayuran yang selama ini dipasarkan ke sejumlah wilayah. Selain untuk memenuhi kebutuhan di Kabupaten Sukamara, hasil pertanian itu juga dipasarkan kepada tengkulak dari Lamandau dan sekitarnya.

“Menurunnya hasil panen ini juga mulai berpengaruh terhadap pasokan sayur-mayur yang selama ini dipasarkan ke sejumlah wilayah, tidak hanya untuk Kabupaten Sukamara, tetapi juga kepada tengkulak dari Lamandau dan sekitarnya,” ujarnya.

Sudir berharap kondisi cuaca segera membaik dan hujan turun sehingga pasokan air kembali tersedia. Dengan demikian, petani dapat kembali menggarap lahan pertanian sayuran secara maksimal.

“Pasokan air bagi tanaman saat ini memang sangat menentukan agar bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen sesuai harapan,” tandasnya. (fzr/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
pertanian kekeringan kemarau sukamara