Jalan Penghubung Sukamara-Ketapang Ditarget Bisa Dilalui Mobil Akhir Tahun Ini

Fauziannur • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 22:53 WIB
Bupati Sukamara Masduki bersama dengan petugas Dinas PUPR Ketapang meninjau progres pembangunan jalan di wilayah Ketapang.  (Fauziannur/Radar Sampit)
Bupati Sukamara Masduki bersama dengan petugas Dinas PUPR Ketapang meninjau progres pembangunan jalan di wilayah Ketapang.  (Fauziannur/Radar Sampit) 

 

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), terus berkoordinasi mempercepat penyelesaian jalan penghubung kedua wilayah. Akses tersebut ditargetkan sudah dapat dilalui kendaraan roda empat pada akhir 2026. 

Upaya percepatan konektivitas Kalteng-Kalbar melalui Jembatan Jelai itu dibahas dalam kunjungan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ketapang Dennery bersama anggota DPRD Kabupaten Ketapang Komisi IV Nasdiansyah ke Sukamara, Kamis (24/9).

Rombongan diterima Bupati Sukamara Masduki dan jajaran. Dalam kunjungan tersebut, mereka juga mengecek langsung kondisi jalan penghubung, khususnya akses dari wilayah Ketapang menuju Sukamara.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ketapang Dennery mengatakan, Jembatan Jelai telah dibangun sejak sekitar 20 tahun lalu. Namun, konektivitas jalan yang menghubungkan kedua wilayah hingga kini belum sepenuhnya berfungsi dan baru dapat dilalui kendaraan roda dua.

Menurut Dennery, Pemkab Ketapang terus mengupayakan peningkatan akses dari arah Ketapang agar pada akhir 2026 sudah dapat dilalui kendaraan roda empat.

“Kami upayakan akhir tahun ini kendaraan roda empat sudah bisa melintas. Walaupun sekarang baru sepeda motor yang bisa lewat, karena jalan dan jembatan ini menghubungkan Kabupaten Sukamara dengan Kabupaten Ketapang menjadi jalur lintas provinsi Kalteng-Kalbar. Tinggal satu kilometer lagi. Kami terus memacu bersama teman-teman di DPRD Ketapang,” jelasnya.

Dennery juga mengapresiasi Bupati Sukamara yang dinilai terus mendorong percepatan penyambungan dan pemanfaatan akses Sukamara-Ketapang. Menurutnya, keberadaan jalan tersebut tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka peluang bagi pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi di kedua daerah.

Sementara itu, Bupati Sukamara Masduki mengatakan, pertemuan dengan jajaran Pemkab Ketapang menjadi momentum penting dalam mewujudkan konektivitas Kalteng-Kalbar melalui jalur Sukamara-Ketapang.

“Ini merupakan sejarah, jalan penghubung Kalteng-Kalbar atau Sukamara-Ketapang bisa terhubung setelah 20 tahun. Masyarakat Sukamara dan masyarakat Ketapang bisa segera menggunakan jalan ini,” tandas Masduki. (fzr/yit)

 

 

 

 

Editor : Heru Prayitno
Jalan Penghubung sukamara