Sungai Jadi Asin saat Kemarau, Padang dan Mendawai Perlu Bantuan Air Bersih

Fauziannur • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 18:53 WIB
Bupati Sukamara Masduki menyalurkan bantuan air bersih bagi warga di Kelurahan Padang. (Fauziannur/Radar Sampit)
Bupati Sukamara Masduki menyalurkan bantuan air bersih bagi warga di Kelurahan Padang. (Fauziannur/Radar Sampit)

 

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Sukamara menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Kelurahan Padang dan Mendawai, Kecamatan Sukamara. Bantuan tersebut diberikan karena air Sungai Jelai mengalami intrusi air laut akibat debit sungai yang menurun sehingga air menjadi asin.

Bupati Sukamara Masduki mengatakan, intrusi air laut telah membuat air sungai terasa asin hingga wilayah Kelurahan Mendawai dan Padang.

“ Saat ini debit air Sungai Jelai turun sehingga air laut masuk dan membuat air sungai menjadi asin hingga wilayah Kelurahan Mendawai dan Padang,” kata Masduki.

Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Dampak kekeringan juga mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Sukamara.

Masduki mengatakan, pemerintah daerah bersama RT, kepala desa, lurah, dan camat akan proaktif mendatangi warga untuk mengetahui kebutuhan air bersih di lapangan.

“Pemerintah daerah bersama dengan RT, kades, lurah, dan camat akan selalu proaktif mendatangi warga untuk mencari masukan apabila ada warga yang membutuhkan bantuan air untuk bisa disampaikan,” ujarnya.

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

Dinas terkait juga melakukan pemetaan dan pendataan wilayah yang menjadi prioritas penerima bantuan air bersih. Penyaluran dilakukan secara bergilir dan bertahap.

“Dinas terkait juga melakukan pemetaan dan pendataan untuk wilayah mana saja yang memang prioritas dalam kebutuhan air bersih, tetapi juga tidak mengabaikan yang lain karena semua akan dibantu secara bergilir dan bertahap,” tukas Masduki. (fzr/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
kekeringan air bersih kemarau sukamara