Jembatan Garuda di Sukamara Perkuat Akses Ekonomi dan Pendidikan

Fauziannur • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 04:00 WIB
Peresmian Jembatan Perintis Garuda oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran dan Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Jainul Arifin. (Fauziannur/Radar Sampit)  
Peresmian Jembatan Perintis Garuda oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran dan Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Jainul Arifin. (Fauziannur/Radar Sampit)  

 

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com — Pembangunan Jembatan Garuda Kodam XXII/Tambun Bungai di Desa Jihing, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, menjadi bentuk kepedulian TNI dalam membuka akses masyarakat di wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan konektivitas.

Jembatan tersebut menghubungkan Desa Jihing dan Petarikan di Kecamatan Balai Riam. Keberadaannya diharapkan dapat memperkuat akses ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sehari-hari masyarakat.

“Pertama untuk meningkatkan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sehari-hari. Dan tadi dijelaskan juga jembatan ini bisa memotong waktu dan jarak menjadi lebih dekat dan cepat,” kata Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.

Menurut dia, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program Kodam XXII/Tambun Bungai untuk membuka akses di wilayah yang membutuhkan. Usulan pembangunan berasal dari desa, kemudian ditindaklanjuti dengan survei untuk menentukan kelayakan pembangunan.

“Masuknya usulan pembangunan jembatan tersebut dari desa yang diajukan ke pihak kami, kemudian dilakukan survei dan sebagainya. Kalau layak, baru dibangun. Masukan dari masyarakat itu sangat diperlukan juga. Yang dibangun memang betul-betul untuk membantu masyarakat di wilayah itu,” ujarnya.

Zainul meminta masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut. Penggunaan jembatan harus sesuai ketentuan, termasuk memperhatikan batas bobot kendaraan yang melintas.

“Gunakan sesuai dengan bobot tertentu, sehingga masa pakai jembatan ini bisa panjang. Diharapkan masyarakat juga memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga fasilitas tersebut,” katanya.

Dengan perawatan dan penggunaan sesuai ketentuan, Jembatan Garuda diharapkan dapat terus menjadi akses penting yang mendukung perekonomian, pendidikan, dan aktivitas masyarakat Desa Jihing, Petarikan, serta wilayah sekitarnya. (fzr/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
Jembatan Garuda sukamara