Sekolah Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Fauziannur • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:35 WIB
Bupati Sukamara Masduki saat mengunjungi sekolah dan meminta agar aktivitas luar ruangan dikurangi.  (Fauziannur/Radar Sampit)
Bupati Sukamara Masduki saat mengunjungi sekolah dan meminta agar aktivitas luar ruangan dikurangi.  (Fauziannur/Radar Sampit)

  

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com — Bupati Sukamara Masduki meminta seluruh sekolah mengurangi kegiatan di luar ruangan dan memperbanyak aktivitas belajar mengajar di dalam kelas. Imbauan tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai muncul di sejumlah wilayah.

“Kondisi kabut asap yang mulai muncul perlu diantisipasi, khususnya untuk melindungi anak-anak dari risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap,” kata Masduki.

Ia meminta sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi lingkungan. Aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak diharapkan dikurangi, sementara kegiatan belajar mengajar lebih banyak dilakukan di dalam kelas.

“Untuk sekolah, saya minta kegiatan-kegiatan di luar ruangan dikurangi. Kalau memungkinkan, perbanyak kegiatan belajar mengajar di dalam ruangan sebagai langkah kita menjaga kesehatan anak-anak,” ujarnya.

Masduki juga mengimbau siswa membiasakan diri menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini meskipun kondisi kabut asap saat ini belum terlalu pekat.

“Pemerintah Kabupaten Sukamara akan terus melakukan berbagai langkah penanganan karhutla agar kebakaran tidak semakin meluas dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Diharapkan semua secara bersama-sama meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kabut asap masih muncul di sejumlah wilayah,” tandasnya. (fzr/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
kabut asap sukamara karhutla