Kemarau, Petani Harus Rutin Siram Tanaman Sayur

Fauziannur • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 22:36 WIB
Kemarau membuat para petani ekstra melakukan penyiraman tanaman mereka. (Fauziannur/Radar Sampit)
Kemarau membuat para petani ekstra melakukan penyiraman tanaman mereka. (Fauziannur/Radar Sampit)

 

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Musim kemarau membuat lahan pertanian kering. Namun, kondisi tersebut tidak mengganggu hasil panen sebagian petani sayuran di Kecamatan Sukamara. Dengan perawatan dan penyiraman yang lebih rutin, hasil panen tetap normal, bahkan dinilai lebih baik dibandingkan saat musim hujan.

Tri, salah seorang petani di Kampung Jawa, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Sukamara, mengatakan penyiraman tanaman sayuran dilakukan lebih intensif selama musim kemarau. Menurutnya, tanaman tetap dapat tumbuh dengan baik asalkan kebutuhan air terpenuhi.

“Sebenarnya tanaman saat musim kemarau bisa tumbuh dengan baik asalkan rutin dilakukan penyiraman. Hasil panennya juga bisa lebih bagus dibandingkan saat musim hujan,” kata Tri.

Tri mengaku telah menekuni profesi sebagai petani sayuran selama puluhan tahun. Ia mengelola lahan milik sendiri serta lahan pinjam pakai milik orang lain dengan sistem bagi hasil setelah panen.

Menurutnya, sejumlah komoditas seperti cabai, timun, bayam, dan sayuran lainnya tetap menghasilkan panen yang cukup baik selama musim kemarau. Petani bahkan dapat melakukan panen setiap hari untuk dijual.

“Pemasarannya juga mudah karena sudah ada pengepul yang mengambil langsung,” ujarnya.

Tri menyarankan lahan kosong di wilayah pinggiran tidak selalu harus ditanami tanaman perkebunan seperti kelapa sawit atau tanaman keras lainnya. Menurutnya, lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk budidaya sayuran karena memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik. (fzr/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
pertanian kemarau sukamara