SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sukamara berkomitmen memberikan dukungan kepada petani karet melalui penyaluran bantuan dari pemerintah kabupaten maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala DKPP Sukamara Dwi Harsini mengatakan, bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah antara lain berupa tempat penampungan lateks hasil sadapan dan obat pembeku lateks. Sementara itu, bantuan dari pemerintah kabupaten berupa pupuk dan kebutuhan lainnya untuk mendukung pengembangan usaha petani.
“Bantuan ada yang berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, seperti tempat penampungan lateks yang disadap serta obat pembeku lateks. Bantuan dari APBD kabupaten seperti pupuk dan lainnya agar petani bisa mengembangkan usahanya,” ujar Dwi Harsini beberapa waktu lalu.
Menurut Dwi, produksi karet petani di Kabupaten Sukamara saat ini dipasarkan ke wilayah Kalimantan Barat. Hal itu didukung kualitas karet dari Limau Kuit yang dinilai cukup baik.
Ia mengatakan, pengelolaan karet mulai dari budi daya, pengolahan, hingga pemasaran telah berjalan dengan baik. Petani karet yang tergabung dalam Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Limau Kuit, Desa Natai Sedawak, Sukamara, juga terus mendapat dukungan dari DKPP.
“Petani karet yang tergabung dalam UPPB Limau Kuit Desa Natai Sedawak Sukamara tetap diberikan dukungan oleh dinas,” kata Dwi. (fzr/yit)
Editor : Heru Prayitno