Sungai Jelai Surut, Ikan Air Tawar Mudah Didapat

Fauziannur • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 10:39 WIB
Warga sedang memancing di tengah Sungai Jelai menggunakan perahu kecil. (FAUZIANNUR/RADAR SAMPIT) 
Warga sedang memancing di tengah Sungai Jelai menggunakan perahu kecil. (FAUZIANNUR/RADAR SAMPIT) 

 

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com - Sungai Jelai di ujung barat Kalimantan Tengah menjadi salah satu lokasi favorit memancing saat debit air surut. Kondisi tersebut membuat ikan air tawar berkumpul di aliran sungai sehingga lebih mudah didapat.

Sungai Jelai yang membentang sekitar 200 kilometer dengan lebar sekitar 100 meter merupakan jalur transportasi utama masyarakat. Sungai ini juga menjadi batas wilayah antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Selain menjadi jalur transportasi, Sungai Jelai dimanfaatkan nelayan dari kedua provinsi untuk mencari ikan. Hubungan kekeluargaan masyarakat di wilayah perbatasan yang masih kuat membuat aktivitas nelayan berlangsung harmonis tanpa gesekan sosial.

Minimnya permukiman di bantaran sungai membuat perairan Sungai Jelai relatif bebas dari pencemaran. Kondisi tersebut menjadikan sungai sebagai habitat berbagai jenis ikan air tawar, seperti kelabau, lais, baung, batutu, gabus, sepat, serta udang sungai.

Keberadaan beragam jenis ikan menjadikan Sungai Jelai sebagai tujuan favorit para penghobi memancing, meski harus menyewa kelotok untuk mencapai lokasi. Jika beruntung, pemancing dapat membawa pulang ikan berukuran besar, seperti kelabau, baung, haruan, maupun udang sungai.

Menurut Suharso, warga yang hobi memancing, waktu terbaik memancing di Sungai Jelai adalah saat debit air surut.

"Biasanya saat debit air tinggi ikan masuk ke daerah rawa-rawa, tetapi jika air sungai surut, semua ikan mengumpul," ujar Suharso. (fzr/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
sungai jelai mancing sukamara