Sungai Jelai Surut, Rute Manis Mata Berhenti Sementara

Fauziannur • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 11:30 WIB
Aktivitas angkutan penumpang speed boat di pelabuhan Sukamara masih berjalan meski debit air mulai surut.
Aktivitas angkutan penumpang speed boat di pelabuhan Sukamara masih berjalan meski debit air mulai surut.

 

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Debit air Sungai Jelai yang surut akibat musim kemarau mengganggu transportasi sungai menuju wilayah hulu. Akibatnya, speedboat yang biasa melayani rute Sukamara–Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, belum dapat mengantar penumpang hingga tujuan.

Penumpang saat ini hanya diantar hingga Dermaga Desa Jambi, kemudian melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Manis Mata melalui jalur darat.

"Kondisi air sungai sedang surut dan speedboat tidak bisa masuk mengantar penumpang sampai Manis Mata. Penumpang hanya diantar dan transit di Jambi, kemudian ke Manis Mata lewat jalan darat," ujar Ujang, motoris speedboat yang biasa mangkal di Dermaga Pasar Inpres Sukamara.

Ujang mengatakan, sebagian besar penumpang yang menuju Kecamatan Manis Mata juga membawa barang kebutuhan sehari-hari. Karena itu, tarif angkutan disesuaikan dengan jumlah barang yang dibawa.

"Tarif penumpang dari Sukamara menuju Jambi atau sebaliknya sebesar Rp70 ribu. Jika membawa barang, tarif menyesuaikan," katanya.

Transportasi di sebagian wilayah Kabupaten Sukamara masih mengandalkan jalur sungai. Speedboat menjadi salah satu moda transportasi yang menghubungkan Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Barat, termasuk menuju Kecamatan Manis Mata yang merupakan salah satu wilayah permukiman terdekat dengan Sukamara.

Motoris speedboat lainnya mengatakan mobilitas masyarakat antara Sukamara dan Manis Mata cukup tinggi.

"Banyak warga Sukamara yang tinggal di Manis Mata. Begitu pula warga Manis Mata ada yang tinggal di Sukamara. Banyak warga Kalimantan Barat yang berbelanja di Pasar Sukamara," ujarnya.  (fzr/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
sungai jelai sukamara MANIS MATA