Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Lahan Pertanian di Pesisir Sukamara Siap Tanam

Fauziannur • Jumat, 24 April 2026 | 11:05 WIB
Sawah pertanian di wilayah Teruntum Desa Sungai Pasir menjadi andalan pemasok beras di Sukamara. (fauziannur/radar sampit)
Sawah pertanian di wilayah Teruntum Desa Sungai Pasir menjadi andalan pemasok beras di Sukamara. (fauziannur/radar sampit)

  

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Tingginya intensitas curah hujan di wilayah pesisir Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, tidak menyebabkan banjir pada lahan pertanian. Kondisi tersebut justru dinilai mendukung kegiatan tanam padi karena membuat tanah menjadi lebih gembur dan siap diolah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskeptan) Sukamara, Dwi Harsini, menyebutkan bahwa hujan yang terjadi saat ini tidak menimbulkan genangan di area pertanian. Sebaliknya, kondisi tersebut membantu memperbaiki kelembapan tanah setelah sebelumnya sempat mengalami kekeringan.

“Pada Februari lalu sebagian besar lahan di Teruntum dan Pulau Nibung mengalami kekeringan karena tidak ada hujan. Setelah hujan turun, tanah menjadi gembur dan cocok untuk penanaman,” ujar Dwi Harsini.

Ia menjelaskan, lahan pertanian di wilayah tersebut merupakan lahan datar sehingga saat musim kemarau cepat kering, namun saat musim hujan air cepat meresap dan tidak menimbulkan genangan berarti.

Saat ini, petani di Sukamara menanam padi varietas unggul Inpari 32, meski sebagian lainnya juga masih menggunakan varietas pandan wangi.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sukamara mendorong petani memanfaatkan kondisi hujan untuk melakukan penanaman pada musim tanam April–September (Asep), terutama setelah masa panen Maret lalu.

“Petani diharapkan melakukan penanaman tahap kedua setelah panen Maret, agar saat memasuki musim kemarau tanaman sudah tumbuh lebih kuat dan tahan terhadap perubahan cuaca,” kata Dwi Harsini.

Dengan kondisi cuaca saat ini, pemerintah daerah berharap produktivitas pertanian di Sukamara tetap terjaga tanpa terganggu perubahan musim ekstrem. (fzr/yit)

 

 

 

Editor : Heru Prayitno
#pertanian #sukamara