KUALA PEMBUANG, Radarsampit.jawapos.com – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial di tengah pesatnya perkembangan era digital.
Informasi yang belum jelas kebenarannya diminta tidak mudah dipercaya, apalagi disebarluaskan.
“Media sosial kini menjadi ruang terbuka bagi siapa saja untuk menyampaikan pendapat, termasuk kritik terhadap kinerja pemerintah,” katanya, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga: Peringatan Ketiga Tak Digubris, Bupati Gumas Hentikan Operasional PT BAP
Menurutnya, kebebasan berpendapat harus disertai tanggung jawab agar tidak berkembang menjadi fitnah maupun provokasi.
“Bijaklah dalam bermedia sosial. Jangan mudah mengulas atau menyebarkan informasi yang belum tentu benar, apalagi jika mengandung fitnah dan provokasi,” pesannya.
Ahmad menegaskan, kritik dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kritik yang disampaikan secara konstruktif perlu diterima secara positif.
Baca Juga: Dikritik Soal Karhutla, Menhut Raja Juli Tegaskan Terus Bekerja
“Kritik perlu disikapi secara positif selama disampaikan dengan tujuan membangun,” ujarnya.
Dia juga menyoroti penggunaan akun palsu untuk membuat maupun menanggapi konten di media sosial. Menurutnya, aktivitas tersebut perlu disikapi secara bijak agar tidak memicu persoalan di tengah masyarakat.
Ahmad berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dapat memanfaatkan media sosial secara bertanggung jawab. Masyarakat juga diminta menjaga etika berkomunikasi dan lebih cermat memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya.
Baca Juga: Asap Makin Tebal, DPRD Kalteng Desak Anggaran Karhutla Dilipatgandakan
“Jadikan kritik sebagai guru terbesar bagi kita untuk melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab,” tegasnya. (rdw/fm)
Editor : Farid Mahliyannor