APBD Perubahan Seruyan 2026 Dibahas, Program Prioritas Kembali Diperjuangkan

M. Rifani Dewantara • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 20:49 WIB

 

PARIPURNA: Wakil Bupati Seruyan Supian menghadiri Rapat Paripurna ke-6 DPRD Seruyan terkait pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026, Senin (28/9/2026). FOTO: RIFANI/RADAR SAMPIT
PARIPURNA: Wakil Bupati Seruyan Supian menghadiri Rapat Paripurna ke-6 DPRD Seruyan terkait pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026, Senin (28/9/2026). FOTO: RIFANI/RADAR SAMPIT

 

KUALA PEMBUANG, Radarsampit.jawapos.com – Pemkab Seruyan berharap perubahan APBD 2026 tidak hanya menjadi penyesuaian anggaran, tetapi juga dapat mengakomodasi program yang belum masuk dalam perencanaan sebelumnya.

Wakil Bupati Seruyan Supian mengatakan, sejumlah program yang belum terakomodasi masih akan dibahas bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Seruyan. Hal itu disampaikannya usai Rapat Paripurna ke-6 DPRD Seruyan, Senin (28/9/2026).

“Yang jelas, mudah-mudahan apa yang disampaikan hari ini bisa direalisasikan,” kata Supian.

Baca Juga: Asap Karhutla Ganggu Udara, DPRD Seruyan Soroti Aktivitas Sekolah

Menurutnya, pembahasan bersama Banggar dijadwalkan berlangsung Senin dan Selasa untuk mematangkan rancangan perubahan anggaran. Program yang sebelumnya belum tercatat diharapkan dapat kembali dicermati dan diperjuangkan untuk dilaksanakan.

“Kita mengharapkan harus ada perubahan. Kita yakin dengan adanya perubahan itu nantinya semua program-program kita yang belum ter-record bisa di-record dan bisa dikerjakan,” ujarnya.

Sejumlah sektor tetap menjadi perhatian dalam perubahan APBD 2026, di antaranya pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, jalan dan jembatan, air bersih, pelayanan publik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Sekolah di Kalteng Diusulkan Direvitalisasi, DPRD Minta Data Segera Dilengkapi

Pemkab Seruyan juga akan melakukan efisiensi terhadap belanja yang kurang mendesak untuk diarahkan ke program prioritas. Optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dilakukan melalui perbaikan tata kelola pemungutan serta peningkatan kepatuhan wajib pajak dan retribusi.

Selain itu, penanganan karhutla, kabut asap, dan kekeringan turut menjadi perhatian pemerintah daerah, termasuk dukungan anggaran untuk penanganan dampak kesehatan masyarakat.

Pembahasan bersama Banggar DPRD diharapkan dapat mematangkan berbagai usulan sebelum perubahan APBD 2026 ditetapkan. (rdw/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
program pembangunan anggaran daerah APBD 2026 seruyan