KUALA PEMBUANG, Radarsampit.jawapos.com – Langkah cepat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Seruyan merespons kondisi kabut asap akibat kemarau dan Karhutla mendapat apresiasi dari DPRD Seruyan.
Penyesuaian kegiatan belajar mengajar (KBM) dinilai penting untuk melindungi kesehatan peserta didik.
Ketua Komisi C DPRD Seruyan Rubianto mengatakan, pihaknya mengapresiasi kebijakan Disdik setelah menerima laporan sejumlah sekolah terkait kondisi kabut asap.
Baca Juga: DPRD Kalteng Minta Belanja Infrastruktur APBD 2027 Utamakan Kualitas dan Manfaat Publik
“Bagi kita di Komisi C, kebijakan ini cukup baik dan kita apresiasi. Karena ini berkaitan dengan kesehatan anak-anak kita,” kata Rubianto.
Menurutnya, kabut asap mulai dirasakan di sejumlah wilayah Seruyan, khususnya beberapa wilayah di Dapil II. Ia menilai respons Disdik tergolong cepat setelah sebelumnya menerima masukan agar pembelajaran disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Rubianto berharap koordinasi antara Disdik, korwil, kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan begitu, hak pendidikan anak tetap terpenuhi tanpa mengabaikan kesehatan.
Baca Juga: Tim Pemadam Api Kesulitan Berburu Pasokan Air untuk Atasi Karhutla di Baamang Hulu
Sementara itu, Disdik Seruyan mengimbau sekolah menggunakan masker, membatasi kegiatan luar ruangan, serta memantau kondisi kesehatan siswa dan tenaga pendidik.
Untuk sekolah terdampak, durasi satu jam pelajaran dapat dikurangi dari 45 menjadi 30 menit. Jika kabut asap semakin memburuk dan jarak pandang terganggu, pembelajaran dapat disesuaikan, termasuk melalui daring.
“Kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah karhutla, sehingga aktivitas masyarakat dan kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan normal,” pungkas Rubianto. (rdw/fm)
Editor : Farid Mahliyannor