Bupati Seruyan Instruksikan Camat dan Kades Gencarkan Sosialisasi Karhutla

M. Rifani Dewantara • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 21:19 WIB

 

TERJUN LANGSUNG: Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kuala Pembuang, belum lama tadi. FOTO: RIFANI/RADAR SAMPIT
TERJUN LANGSUNG: Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kuala Pembuang, belum lama tadi. FOTO: RIFANI/RADAR SAMPIT

 

KUALA PEMBUANG, Radarsampit.jawapos.com – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda meminta pemerintah tingkat kecamatan hingga desa aktif mengedukasi masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan potensi kebakaran sejak dini.

Ahmad menginstruksikan seluruh Camat, Lurah, dan Kepala Desa menggencarkan sosialisasi serta edukasi pencegahan karhutla di wilayah masing-masing. Instruksi tersebut dituangkan dalam surat imbauan yang ditujukan kepada pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa.

Baca Juga: Gumas Naikkan Status Karhutla Jadi Tanggap Darurat

Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, terutama pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan juga harus terus diperkuat terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta mengoptimalkan upaya pencegahan Karhutla di Seruyan, diperlukan peran aktif seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat,” katanya, Rabu (2/9/2026).

Ahmad menekankan, Camat, Lurah, dan Kepala Desa tidak sekadar menyampaikan imbauan, tetapi harus melakukan edukasi secara aktif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah juga mendorong pemasangan spanduk dan baliho berisi pesan pencegahan Karhutla di lokasi strategis.

Baca Juga: 158.800 Liter Air Bersih Disalurkan ke Daerah Kekeringan di Kalteng

Media sosialisasi tersebut dapat dipasang di kantor pemerintahan, pintu masuk wilayah, ruang publik, pasar, fasilitas umum, serta lokasi yang ramai dilalui masyarakat.

Menurut Ahmad, aparatur di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa memiliki peran penting karena paling dekat dengan masyarakat dan memahami kondisi wilayah masing-masing.

“Kami berharap seluruh Camat, Lurah dan Kepala Desa dapat menjadi penggerak dalam menyampaikan pesan pencegahan Karhutla secara masif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Baca Juga: DPRD Kalteng Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla

Ia menegaskan, pencegahan Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.

“Mari bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan bakar lahan, jaga lingkungan, dan jaga Seruyan,” imbaunya. (rdw/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
musim kering kemarau seruyan pencegahan karhutla