KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Seruyan mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying atau pembelian BBM bersubsidi secara berlebihan. Imbauan itu disampaikan menyusul antrean kendaraan di sejumlah SPBU dan terbatasnya ketersediaan BBM di tingkat pengecer, Kamis (27/8).
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda meminta masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.
“Belilah BBM sesuai kebutuhan secara wajar dan di SPBU resmi agar ketersediaan serta distribusi BBM di wilayah kita tetap lancar dan kondusif,” kata Ahmad Selanorwanda.
Menurut Ahmad, Pemkab Seruyan telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga terkait kondisi penyaluran BBM. Hasil koordinasi menunjukkan penyaluran BBM di SPBU tetap dilakukan sesuai ketentuan dan jadwal distribusi yang telah ditetapkan.
Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berulang dalam jumlah berlebihan, terlebih hingga menimbun BBM. Tindakan tersebut dikhawatirkan mengganggu distribusi dan memicu kelangkaan di lapangan.
Pemkab Seruyan juga mengingatkan masyarakat agar membeli BBM di SPBU resmi dan tidak membeli dalam jumlah melebihi kebutuhan untuk kemudian dijual kembali. Warga juga diminta memastikan informasi mengenai ketersediaan BBM berasal dari sumber resmi.
“Kami berharap warga ikut menjaga situasi tetap kondusif dengan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.
Masyarakat yang menemukan dugaan penimbunan, penyelewengan, atau penyalahgunaan BBM bersubsidi diminta segera melaporkannya kepada aparat desa atau kelurahan, kecamatan, maupun Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Seruyan.
Laporan juga dapat disampaikan melalui layanan resmi Pertamina di nomor 135 untuk dilakukan pengecekan dan tindak lanjut.
“Jangan melakukan panic buying. Kita sama-sama menjaga agar distribusi BBM tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tegasnya. (rdw/yit)
Editor : Heru Prayitno