KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Sebanyak 25 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan di Tenis Indoor Kuala Pembuang, Senin (10/8).
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda meminta para pejabat yang baru dilantik, khususnya pimpinan perangkat daerah, tidak sekadar menjalankan rutinitas administratif. Mereka dituntut mampu melihat persoalan secara menyeluruh dan menjalankan peran sebagai pemimpin di lingkungan kerja masing-masing.
“Saya ingatkan bahwa Anda adalah pemimpin, seorang leader. Ambil posisi pandangan dari atas, helicopter view,” tegas Ahmad Selanorwanda dalam arahannya.
Menurut Ahmad, pimpinan perangkat daerah harus memahami secara utuh tugas dan fungsi organisasi yang dipimpinnya. Pemahaman tersebut tidak hanya mencakup tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepala dinas, tetapi juga tugas sekretaris, kepala bidang, hingga pejabat di bawahnya.
Pemahaman terhadap tugas dan fungsi tersebut diperlukan agar pembagian tugas, koordinasi, serta pelaksanaan program dapat berjalan efektif. Dengan demikian, setiap satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) dapat bekerja sesuai nomenklatur dan bidang masing-masing.
“Pelajari tupoksi dinasnya masing-masing. Pelajari tugas sekretaris, tugas kepala bidang, kemudian bagi tugas, uraikan tugas, koordinasikan,” ujarnya.
Ahmad juga mengingatkan pentingnya membangun soliditas internal. Menurut dia, seorang pemimpin harus mampu mempersatukan seluruh unsur dalam organisasi, bukan menciptakan keresahan atau sekat antarpersonel.
“Seorang pemimpin harus mampu mempersatukan seluruh unsur di dalam organisasi, bukan justru menciptakan keresahan atau sekat antarpersonel,” tuturnya.
Ia menekankan, pemimpin harus mampu merangkul, memberdayakan, dan menggerakkan seluruh jajaran untuk mencapai target kinerja. Capaian masing-masing perangkat daerah pada akhirnya akan bermuara pada upaya mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Seruyan.
Ahmad mengibaratkan perangkat daerah sebagai kapal yang tengah berlayar menuju tujuan. Kepala perangkat daerah berada pada posisi sebagai kapten yang bertanggung jawab memastikan kapal bergerak bersama seluruh awaknya.
“Kapal itu dibuat tidak untuk bersandar di pelabuhan,” katanya.
Karena itu, kepala perangkat daerah tidak boleh berhenti pada seremoni pelantikan. Setelah menerima amanah jabatan, mereka harus mampu menjalankan program strategis maupun rutin secara baik, terukur, dan sesuai target.
Ahmad menegaskan, apabila sebuah perangkat daerah hanya menjadi “kapal diam” tanpa program dan inovasi yang jelas, evaluasi terhadap kinerja tidak dapat dihindari.
“Wajar apabila saya dan Wakil Bupati yang memiliki visi misi, memiliki janji, memiliki tanggung jawab dengan masyarakat akan mengevaluasi,” tegasnya.
Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Darmadi sebagai Kepala Inspektorat Daerah, Robi Lesmana Zulfian sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, dr. Wiwin Sasutra sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Iwan Sumantri sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ashadi sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, Weldulin sebagai Kepala Dinas Pendidikan, serta Nur Hadiyan sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Selain itu, Yudiansyah dipercaya sebagai Asisten Administrasi Umum, Oon Hayato sebagai Sekretaris DPRD, dan Sarinah Maulidah sebagai Sekretaris Diskominfosatik. Sejumlah pejabat lainnya juga dilantik untuk mengisi jabatan sekretaris dinas, camat, kepala bagian, dan jabatan fungsional.
Untuk posisi camat, Samsul dipercaya memimpin Kecamatan Seruyan Hulu, Simanto sebagai Camat Seruyan Hilir, Faisal Fahrija sebagai Camat Danau Seluluk, serta Henky Bramoli sebagai Camat Suling Tambun. (rdw/yit)
Editor : Heru Prayitno