Bulog Salurkan 2 Ton Beras dan 1.200 Liter Minyak Goreng pada GPM Seruyan

M. Rifani Dewantara • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 11:01 WIB

 

Perum Bulog Cabang Kotawaringin Timur menyalurkan 2 ton beras dan 1.200 liter minyak goreng untuk memeriahkan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan, Rabu (5/8). (RIFANI/RADAR SAMPIT)
Perum Bulog Cabang Kotawaringin Timur menyalurkan 2 ton beras dan 1.200 liter minyak goreng untuk memeriahkan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan, Rabu (5/8). (RIFANI/RADAR SAMPIT)

 

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Perum Bulog Cabang Kotawaringin Timur menyalurkan 2 ton beras dan 1.200 liter minyak goreng dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan, Rabu (5/8).

GPM yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Kepala DKPP Seruyan, Sri Susanti, mengatakan pelaksanaan GPM merupakan hasil kolaborasi Pemkab Seruyan dengan Bulog untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

“Melalui kerja sama dengan Bulog Sampit, kami berharap masyarakat Kabupaten Seruyan dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Ini juga menjadi langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan,” katanya.

Pimpinan Cabang Bulog Kotawaringin Timur, Wahyu Triutomo, mengatakan pihaknya menyiapkan 1 ton beras medium, 1 ton beras premium, dan 1.200 liter minyak goreng untuk dijual kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“Untuk hari ini kami menyiapkan satu ton beras medium, satu ton beras premium, dan 1.200 liter minyak goreng,” ujarnya.

Menurut Wahyu, keikutsertaan Bulog dalam GPM merupakan bentuk komitmen mendukung pemerintah daerah menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok.

Selain menyediakan komoditas dalam GPM, Bulog juga terus menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pasar tradisional dan jaringan pengecer di Kabupaten Seruyan.

Ia menilai penyaluran SPHP menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan pasokan, menekan laju inflasi daerah, serta mempertahankan daya beli masyarakat.

“Dengan pasokan yang tetap terjaga, harga kebutuhan pokok diharapkan tetap stabil sehingga daya beli masyarakat dapat dipertahankan,” pungkasnya. (rdw/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
gerakan pangan murah (gpm) bulog seruyan