Bupati Seruyan Targetkan Tiga Turnamen Bola Setiap Tahun

M. Rifani Dewantara • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:50 WIB
Pembukaan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Seruyan 2026 pada Senin (3/8).

  
Pembukaan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Seruyan 2026 pada Senin (3/8).   

 

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menargetkan sedikitnya tiga turnamen sepak bola digelar setiap tahun di Kuala Pembuang. Target tersebut disampaikan saat membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Seruyan 2026 yang resmi bergulir pada Senin (3/8), dalam rangka Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Turnamen Bupati Cup Seruyan 2026 diikuti 26 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Seruyan, wilayah sekitar, hingga kabupaten lain. Tahun ini, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp50 juta.

Bupati Ahmad Selanorwanda mengatakan Bupati Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum mempererat persatuan masyarakat dan membangun karakter generasi muda melalui sepak bola.

Ia mengaku bangga dengan meningkatnya antusiasme peserta dari tahun ke tahun. Menurutnya, keikutsertaan 26 tim menunjukkan Bupati Cup telah menjadi agenda olahraga yang dinantikan masyarakat.

"Pemerintah daerah berkomitmen terus mendorong kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, agar lahir atlet-atlet yang mampu berprestasi hingga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional," katanya.

Selain Bupati Cup yang digelar setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Seruyan, Ahmad Selanorwanda mengatakan satu turnamen direncanakan berlangsung pada Oktober bertepatan dengan HUT Partai Golkar dan satu turnamen lainnya dijadwalkan pada April.

Menurutnya, semakin banyak kompetisi akan semakin membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga sekaligus menjauhkan mereka dari aktivitas negatif.

Ketua Panitia Bupati Cup Seruyan 2026, Faldo Holio Ramadhan, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, serta menjaring bibit atlet sepak bola potensial.

"Besarnya hadiah yang disediakan diharapkan mampu memotivasi seluruh peserta untuk menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan fair play," ujarnya.

Faldo juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, KONI, sponsor, TNI-Polri, tenaga kesehatan, perangkat daerah, wasit, relawan, dan seluruh panitia yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen.

Sementara itu, Ketua KONI Seruyan Harsandi menilai pemusatan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di kawasan Islamic Center memberikan dampak positif terhadap pembinaan olahraga karena Stadion Gagah Lurus tetap dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan sepak bola.

Menurutnya, pemanfaatan stadion secara berkelanjutan merupakan investasi jangka panjang untuk pembinaan atlet daerah sekaligus menjaga kualitas fasilitas olahraga.

"Kepada seluruh pemain, bertandinglah dengan jujur, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar serta berkembang," pesannya.

Selain memperbanyak turnamen, Pemerintah Kabupaten Seruyan juga berencana mengoptimalkan pemanfaatan Stadion Hanau yang memiliki lapangan rumput sintetis berstandar FIFA. Stadion tersebut diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen berskala lebih besar dengan konsep komersial guna mendukung biaya operasional dan perawatan fasilitas.

Meski demikian, Ahmad Selanorwanda mengatakan rencana pembangunan kawasan olahraga baru di Kabupaten Seruyan masih ditunda karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah serta kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.

"Kami tetap memiliki komitmen untuk menghadirkan sarana olahraga yang representatif. Mudah-mudahan pada waktunya nanti dapat diwujudkan demi kemajuan olahraga di Kabupaten Seruyan," pungkasnya. (rdw/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
turnamen seruyan sepakbola