Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Panen Jagung Desa Suka Maju Terkendala Cuaca

M. Rifani Dewantara • Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13 WIB

 

Pemdes Suka Maju bersama Badan Usaha Milik Desa melaksanakan panen jagung di lahan seluas satu hektare di Kecamatan Seruyan Tengah, Jumat (10/7).  (RIFANI/RADAR SAMPIT) 
Pemdes Suka Maju bersama Badan Usaha Milik Desa melaksanakan panen jagung di lahan seluas satu hektare di Kecamatan Seruyan Tengah, Jumat (10/7).  (RIFANI/RADAR SAMPIT) 

 

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Suka Maju bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melaksanakan panen jagung di lahan seluas satu hektare di Kecamatan Seruyan Tengah, Jumat (10/7). Hasil panen mencapai sekitar 80 kilogram jagung, namun belum memenuhi target akibat kendala cuaca selama masa pertumbuhan tanaman.

Panen tersebut dihadiri Sekretaris Desa Suka Maju Irpan yang mewakili kepala desa, Kapospol Batu Agung Aipda Guntur Saputra yang mewakili Kapolsek Seruyan Tengah, Babinsa Praka Timur Putra, anggota BPD, pengurus BUMDes, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Sekretaris Desa Suka Maju Irpan mengatakan, hasil panen dari lahan BUMDes seluas satu hektare masih belum sesuai harapan karena tanaman terdampak kondisi cuaca yang kurang mendukung selama masa pertumbuhan.

"Dari lahan seluas satu hektare milik BUMDes, hasil panen yang diperoleh mencapai sekitar 80 kilogram jagung. Capaian ini belum sesuai harapan karena tanaman mengalami kendala selama masa pertumbuhan akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat," katanya.

Ia menjelaskan, dalam budidaya jagung tersebut petani menggunakan pupuk Urea dan NPK untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Meski hasil panen belum maksimal, kegiatan itu tetap menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung target swasembada pangan nasional pada 2026.

"Pemerintah desa bersama seluruh unsur terkait akan terus berkomitmen melakukan evaluasi agar hasil tanam berikutnya dapat meningkat," ujarnya.

Kapospol Batu Agung Aipda Guntur Saputra mengatakan, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah.

Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan pengembangan sektor pertanian di tingkat desa.

"Program 1 Desa 1 Hektar bukan hanya tentang hasil panen, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kemandirian pangan masyarakat. Kami siap terus mendukung setiap upaya yang dilakukan pemerintah desa bersama warga," jelasnya. (rdw/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#jagung #seruyan