Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Siapkan Akses Wisata Danau Sembuluh Melalui Bangkal

M. Rifani Dewantara • Sabtu, 27 Juni 2026 | 04:00 WIB

 

Pembudidaya ikan keramba di Desa Sembuluh I Kecamatan Danau Sembuluh sedang menjalankan aktivitas hariannya. (DOK, RADAR SAMPIT)
Pembudidaya ikan keramba di Desa Sembuluh I Kecamatan Danau Sembuluh sedang menjalankan aktivitas hariannya. (DOK, RADAR SAMPIT)

 

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) mulai menyusun langkah untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata daerah. Salah satu upaya yang disiapkan adalah membuka akses wisata menuju Danau Sembuluh melalui Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Jumat (26/6).

Kepala Disporaparbud Seruyan Megawati mengatakan, pihaknya belum dapat melakukan pembenahan secara maksimal di sejumlah destinasi wisata, termasuk kawasan Sungai Bakau. Kondisi tersebut dipengaruhi keterbatasan anggaran yang telah disusun sebelum dirinya menjabat serta adanya kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada seluruh perangkat daerah.

"Penganggaran kegiatan sudah direncanakan sejak tahun sebelumnya. Saat saya masuk pada 2026, tentu masih menjalankan program yang sudah tersusun. Ditambah lagi ada kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada seluruh perangkat daerah," ujarnya.

Meski demikian, Disporaparbud terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata dengan mengajukan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Seruyan.

Salah satu rencana yang sedang dimatangkan adalah membuka kembali jalur wisata menuju Danau Sembuluh melalui Desa Bangkal. Desa tersebut dipilih karena memiliki akses jalan beraspal yang memadai dan berada dekat dengan jalur utama Sampit–Pangkalan Bun sehingga dinilai lebih mudah dijangkau wisatawan.

"Dari jalan raya menuju kawasan Danau Sembuluh melalui Bangkal hanya beberapa kilometer. Infrastruktur dasarnya sudah tersedia sehingga tidak memerlukan pembangunan jalan baru yang cukup besar," kata Megawati.

Untuk mendukung rencana tersebut, Disporaparbud telah mengusulkan bantuan dua unit kapal susur sungai melalui program CSR. Kapal tersebut direncanakan ditempatkan di Dermaga Bangkal untuk melayani wisatawan yang ingin menikmati panorama Danau Sembuluh dan kawasan sekitarnya.

Selain itu, Disporaparbud juga sedang memproses pengalihan pengelolaan Dermaga Bangkal dari Dinas Perhubungan ke Disporaparbud agar pengelolaan kawasan wisata dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.

"Kami ingin dermaga itu benar-benar menjadi pintu masuk wisata. Karena itu pengelolaannya perlu berada di bawah dinas yang membidangi pariwisata sehingga lebih leluasa untuk dikembangkan," ujarnya.

Megawati menambahkan, pengalihan pengelolaan tersebut juga bertujuan mencegah terbengkalainya fasilitas yang telah dibangun pemerintah. Pengalaman kurang optimalnya pengelolaan sejumlah dermaga wisata di kawasan Danau Sembuluh menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya.

Ke depan, Disporaparbud berencana menyiapkan petugas khusus untuk menjaga kawasan dermaga sekaligus membantu pengelolaan destinasi wisata.

Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap langkah tersebut dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset yang ada sehingga potensi wisata Danau Sembuluh kembali menjadi daya tarik unggulan daerah dan memberikan dampak terhadap pengembangan pariwisata serta perekonomian masyarakat sekitar. (rdw/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#wisata #danau sembuluh