KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com - Kondisi memprihatinkan Pelabuhan Nelayan Pasar Saik Kuala Pembuang akhirnya memantik kemarahan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda. Fasilitas yang menjadi urat nadi aktivitas nelayan itu kini nyaris tenggelam dan tak lagi layak digunakan.
Senin (11/5), bupati turun langsung meninjau lokasi. Dari pantauan di lapangan, sebagian besar konstruksi pelabuhan terlihat amblas ke sungai.
Raut kecewa terlihat jelas dari wajah orang nomor satu di Bumi Gawi Hatantiring tersebut. Ia menilai kerusakan pelabuhan sudah terlalu lama dibiarkan tanpa penanganan serius.
Menurutnya, laporan terkait kondisi pelabuhan sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan. Namun, hingga kini belum ada langkah cepat dari pihak terkait untuk melakukan perbaikan.
“Perbaikan pelabuhan ini akan saya pastikan berlangsung cepat dengan target seminggu pekerjaan,” tegas Ahmad Selanorwanda, saat berada di lokasi. Senin (11/5).
Tak hanya menyoroti kerusakan fasilitas, bupati juga menyentil lambannya respons sejumlah pejabat dalam menangani persoalan pelayanan publik.
Ia menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pihak-pihak yang dianggap tidak tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelabuhan yang disebut sudah sekitar 90 persen tenggelam itu selama ini menjadi keluhan nelayan dan pedagang. Selain menghambat aktivitas bongkar muat hasil tangkapan ikan, kondisi tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna pelabuhan.
Bupati mengaku sangat menyayangkan kondisi itu bisa terjadi tanpa penanganan cepat dari instansi terkait. Ia bahkan memastikan evaluasi akan langsung dilakukan.
“Langsung siang ini kita evaluasi semua. Saya sangat menyayangkan kenapa diberi amanah, diberi jabatan, hanya duduk diam terima gaji saja. Tidak peka, tidak tanggap, tidak menelaah, dan tidak menyampaikan ke pimpinan,” tegasnya. (rdw)
Editor : Slamet Harmoko