Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Mengenal HEMANGIOMA, Biasanya Muncul Pada Bayi

Ratih Rahmadani • Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:33 WIB
dok.pribadi
dok.pribadi

Hemangioma merupakan tumor jinak terbentuk dari kumpulan pembuluh darah yang tumbuh secara tidak normal. Kondisi ini sering muncul sebagai tanda lahir, berwarna merah cerah di kulit bayi. Bisa juga terjadi di organ dalam.

Hemangioma umumnya muncul pada masa bayi (biasanya dalam beberapa hari hingga 4 minggu pertama setelah lahir).Namun, waktu kemunculannya bergantung pada jenis hemangioma itu sendiri.

Benjolan biasanya muncul pada bayi setelah lahir dan akan menyusut saat memasuki usia 5 tahun. Selanjutnya, hemangioma akan pudar dengan sendirinya saat anak memasuki usia 10 tahun. Selain itu, pengobatan diperlukan jika benjolan memicu masalah pada penglihatan dan pernapasan. Selain di kulit, benjolan juga dapat tumbuh pada tulang, otot, atau organ dalam tubuh.

Secara umum, hemangioma tidak berbahaya karena bersifat jinak (bukan kanker) dan sering kali menyusut serta memudar sendiri seiring bertambahnya usia anak. Namun, kondisi ini membutuhkan penanganan medis jika muncul komplikasi akibat posisinya atau jika terjadi luka.

Penyebab

Pada anak-anak, bisa terjadi akibat pembuluh darah yang tidak berkembang dengan baik selama kehamilan. Lantas, apa penyebab hemangioma? Penyebabnya tergantung dari jenisnya, yaitu

1.Kapiler

Jenis gangguan kapiler muncul di lapisan luar kulit. Kategori ini dibedakan dalam dua jenis yaitu:

Hemangioma Infantil/Gumpalan berbentuk stroberi. Pertumbuhan terjadi saat bayi dan memengaruhi 12 persen di tahun pertama kehidupannya. Tanda lahir ini dapat menyusut dan memudar seiring waktu.

Cherry hemangioma. Ukurannya kecil seperti titik dan ditemukan pembuluh darah merah di sekitarnya. Jenis ini umum terjadi pada orang dewasa seiring bertambahnya usia.

2 Kavernosa

Kategori ini terbentuk di lapisan kulit yang lebih dalam, seringkali di sekitar mata. Gangguan sering muncul di area kelopak, permukaan mata, atau di dalam rongga mata dan dapat mengganggu penglihatan.

Kondisi tersebut terlihat seperti kumpulan pembuluh darah lebar yang berwarna merah tua hingga biru. Gangguan berpotensi memicu masalah penglihatan, seperti ambliopia, glaukoma, dan katarak.

Pertumbuhan gangguan berisiko menyebabkan mengalami iritasi atau kering, yang pagilirannya dapat menyebabkan rasa gatal.

Faktor Risiko Hemangioma

Siapa saja bisa memiliki tanda lahir ini. Beberapa faktor risikonya meliputi:

Bayi

Berjenis kelamin perempuan.

Bayi dengan kulit putih.

Bayi lahir prematur.

Orang dewasa paruh baya atau lanjut usia (lansia).

Genetik yang diwariskan kedua orang tua

Paparan zat kimia atau infeksi tertentu selama kehamilan.

Perubahan hormon yang terjadi saat hamil.

Gangguan dalam pertumbuhan pembuluh darah, seperti faktor pertumbuhan endotelial vaskuler (VEGF).

Mengalami kehamilan ganda atau bayi lembar.

Perkembangan Hemangioma

Menurut Kementerian Kesehatan, hemangioma bisa muncul di beberapa bagian tubuh, Talk hanya di luar, tapi juga di organ dalam tubuh. Berikut Adalah jenis-jenis hemangioma pada tubuh:

Letaknya di kulit

Hemangioma Superfisial (Stroberi): Jenis paling umum yang tumbuh di lapisan atas kulit. Biasanya berwarna merah cerah dengan tekstur menonjol menyerupai buah stroberi.

Hemangioma Dalam (Deep Hermangioma): Terbentuk jauh di bawah permukaan kulit. Kulit di atasnya mungkin terlihat normal atau memiliki rona kebiruan, serta sering kali terasa seperti benjolan kenyal.

Hemangioma Kompon (Campuran): Kombinasi dari tipe superfisial dan dalam, sehingga benjolan muncul di permukaan kulit sekaligus menyusup ke jaringan di bawahnya

Berdasarkan Waktu Kemunculan

Hemangioma Infantil: Paling sering terjadi pada bayi baru lahir. Biasanya tumbuh cepat di awal bulan kehidupan, lalu menyusut dan memudar secara bertahap seiring bertambahnya usia anak.

Hemangioma Kongenital: Tanda lahir vaskular yang sudah terbentuk sempuma dan berkembang penuh saat bayi lahir.

Berdasarkan Lokasi Organ & Karakteristik

Hemangioma Hati: Pertumbuhan pembuluh darah jinak yang terjadi di organ hati. Sering disebut hemangioma kavernosa, umumnya tidak bergejala dan ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan medis.

Cherry Hemangiomar Sangat umum terjadi pada orang dewasa. Tampak sebagai titik merah cerah atau ungu kemerahan yang kecil. Turnor jinak ini terbentuk akibat penumpukan kapiler dan biasanya tidak berbahaya.

 

Hubungi dokter spesialis kulit, jika benjolan muncul pada bayi yang baru lahir dan bertambah. parah seiring dengan waktu. Periksakan diri juga jika benjolan mulai berdarah, serta menyebabkan rasa sakit.

Langkah ini bertujuan untuk meminimalisir perdarahan dan risiko infeksi. Selain itu, penanganan yang tepat juga dapat menurunkan potensi efek samping yang berisiko membahayakan kesehatan tubuh.(tih/gus/net)

Editor : Agus Jaka Purnama
#hemangioma #tanda lahir #tumor jinak #pembuluh darah #bayi