Radarsampit.jawapos.com - Setiap budaya di dunia memiliki karakteristik unik dalam seni henna pengantin. Perbedaan ini biasanya terletak pada kepadatan motif, penggunaan ruang kosong, serta bentuk-bentuk geometris yang diusung.
Ada beberapa gaya motif henna pengantin yang populer dari berbagai penjuru dunia:
1. Gaya India (Indian Mehndi)
Gaya ini sering dianggap sebagai yang paling detail dan rumit.
- Karakteristik: Motifnya sangat padat, memenuhi seluruh area tangan hingga lengan, bahkan terkadang sampai kaki.
- Ciri Khas: Menggunakan teknik full coverage. Elemen ikoniknya adalah titik besar di bagian tengah telapak atau punggung tangan yang melambangkan sosok sentral. Motifnya kaya akan detail kecil seperti bunga, paisley (bentuk tetesan air), dan pola jaring yang sangat presisi.
Baca Juga: Perkuat Kinerja Perumdam, Perpamsi Kalteng Gelar Mapamda dan Konsolidasi di Kotim
2. Gaya Arab (Arabic Mehndi)
Berbeda dengan India, gaya Arab lebih menonjolkan estetika minimalis dan keanggunan.
- Karakteristik: Desainnya lebih terbuka (spaced-out). Tidak seluruh permukaan kulit tertutup henna.
- Ciri Khas: Polanya biasanya berupa alur tanaman merambat, bunga-bunga besar, dan sulur yang mengalir mengikuti bentuk tangan. Garis-garisnya cenderung lebih tebal (bold) dan asimetris, memberikan kesan elegan namun tetap artistik.
3. Gaya Pakistan
Sering kali disebut sebagai versi yang lebih kompleks dari gaya India.
- Karakteristik: Sangat detail dengan tingkat kerumitan yang tinggi. Pengantin Pakistan sering kali menyertakan elemen arsitektural atau pola yang sangat spesifik dan personal.
- Ciri Khas: Menggabungkan elemen tradisional India dengan sentuhan desain yang lebih elegan dan terstruktur, sering kali terlihat sangat mewah dan "penuh" karena melambangkan kebahagiaan yang melimpah.
Baca Juga: Warga masih Temukan Kendaraan ODOL Masuk Jalan Dalam Kota Sampit
4. Gaya Afrika (termasuk Maroko)
Gaya ini memiliki akar sejarah yang kuat dengan komunitas Berber nomaden.
- Karakteristik: Sangat identik dengan bentuk-bentuk geometris yang tegas dan rapi.
- Ciri Khas: Pola garis, kotak, segitiga, dan titik-titik menjadi elemen utama. Berbeda dengan gaya India atau Arab yang didominasi bunga, gaya Afrika memberikan kesan modern, kuat, dan sangat terstruktur melalui penggunaan garis-garis presisi yang membentuk pola rumit.
5. Gaya Modern/Kontemporer
Seiring perkembangan zaman, banyak pengantin yang memadukan berbagai gaya di atas.
- Karakteristik: Lebih fleksibel dan dipersonalisasi sesuai keinginan pengantin.
- Ciri Khas: Sering kali menggabungkan motif mandala (pola melingkar yang simetris), penggunaan white henna untuk kesan mewah di pernikahan modern, atau penggunaan glitter dan batu permata untuk menambah dimensi pada desain. (*)