Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Waspadai Penyebab Kematian Tertinggi Pada Ibu Hamil

Radar Sampit • Kamis, 11 Juni 2026 | 22:35 WIB
net ilustrasi seorang wanita hamil (net)

Kasus kematian ibu hamil di Indonesia masih menjadi masalah serius. Pada tahun 2015, Angka Kematian Ibu (AKI) mencapai 305/100.000 Kelahiran Hidup (SUPAS 2015).

Pemicu terbanyak adalah faktor hipertensi/preeklamsia/eklamsia, perdarahan, dan infeksi.  

Dikutip dari Halodoc, Hipertensi saat kehamilan menempati urutan pertama penyebab kematian ibu di Indonesia. Mencapai 33 persen (SRS Litbangkes, 2016).  
​Pada skala global, kondisi ini diperkirakan menyebabkan lebih dari 70.000 kematian ibu dan 500.000 kematian janin setiap tahunnya.  

Mengenal Preeklamsia
​Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah (hipertensi) dan adanya protein berlebih dalam urine (proteinuria). Umumnya muncul setelah usia kehamilan mencapai 20 minggu. Kondisi ini merupakan bahaya laten, sehingga memerlukan penanganan medis segera, karena dapat memicu komplikasi fatal bagi ibu dan janin.  

​Penyebab utama preeklamsia belum diketahui pasti. Namun diduga terkait dengan kelainan perkembangan dan fungsi plasenta yang menyebabkan pembuluh darah menyempit.

Preeklamsia bisa dipicu beberapa faktor ;
​Kondisi Medis: Riwayat hipertensi, penyakit ginjal, diabetes, penyakit autoimun, gangguan darah, atau obesitas saat hamil.  
​Karakteristik Kehamilan: Kehamilan pertama, hamil anak kembar, atau program bayi tabung.  
​Hamil di usia kurang dari 20 tahun atau lebih dari 40 tahun. Kehamilan berikutnya setelah jeda kurang dari 2 tahun atau lebih dari 10 tahun. 

Selain itu, memiliki riwayat preeklamsia dalam keluarga.  
​Kemudian mengenai gejalanya sehingga dianjurkan ke dokter, antara lain tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urine.  
Kemudian sakit kepala berat, pusing, lemas, atau gangguan penglihatan (kabur/sensitif cahaya).  Nyeri di ulu hati atau perut kanan atas. Mual, muntah, hingga sesak napas.  
​Penurunan frekuensi buang air kecil dan volume urine.  Bengkak pada tungkai, tangan, wajah, atau bagian tubuh lain, serta kenaikan berat badan secara tiba-tiba. (tih/gus)

 

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#hipertensi #angka kematian #preeklamsia #kehamilan #ibu hamil