SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotawaringin Timur (Kotim) Diana Setiawan akan menelusuri tindak lanjut rekomendasi DPRD Kotim terkait pembentukan tim pengawasan dan penertiban penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi.
Diana mengatakan, dirinya baru tiga minggu menjabat sebagai Pj Sekda Kotim. Ia akan memastikan apakah rekomendasi DPRD tersebut sudah ditindaklanjuti, termasuk pembentukan tim pengawasan di lapangan.
“Saya baru tiga minggu menjabat. Saya akan cek apakah tim itu sudah dibentuk. Kalau belum, akan kami bereskan,” ujar Diana.
Menurutnya, tim tersebut diperlukan untuk memperkuat pengawasan distribusi BBM subsidi di Kotim. Ia juga berencana melibatkan organisasi angkutan darat (Organda) dalam tim tersebut.
“Saya akan telusuri dan nanti di dalamnya masukkan unsur Organda juga dalam tim pengawasan penyaluran BBM itu,” katanya.
Pembentukan tim pengawasan dan penertiban BBM subsidi merupakan salah satu rekomendasi dalam rapat DPRD Kotim bersama pihak terkait beberapa waktu lalu. Rekomendasi tersebut muncul di tengah persoalan antrean panjang di sejumlah SPBU dan keluhan masyarakat terkait distribusi BBM.
Dalam rapat tersebut, DPRD Kotim juga mendorong pembentukan satuan tugas (Satgas) untuk mengawasi dan menertibkan distribusi BBM. Pengawasan diharapkan dapat memperkuat pengendalian penyaluran BBM subsidi sekaligus mencegah penyimpangan di lapangan.
DPRD turut menyoroti dugaan praktik pelangsiran BBM yang berpotensi mengganggu penyaluran kepada masyarakat. Karena itu, keterlibatan instansi terkait dan unsur pendukung lainnya dinilai penting agar pengawasan berjalan lebih efektif.(ang)
Editor : Slamet Harmoko