KAPUAS, radarsampit.jawapos.com – Lubang di badan Jembatan Pulau Petak, Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, kembali menjadi ancaman bagi pengguna jalan.
Seorang pedagang ikan mengalami kecelakaan setelah kendaraannya menghantam lubang tersebut pada Kamis (8/10/2026) subuh.
Kecelakaan itu terjadi ketika kondisi di sekitar jembatan diselimuti kabut dan asap tebal. Jarak pandang yang terbatas membuat lubang di badan jembatan sulit terlihat oleh pengendara.
Korban yang tengah membawa dagangan ikan terjatuh setelah kendaraannya menghantam lubang. Barang dagangannya pun berserakan di sekitar lokasi kejadian.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan kepada korban. Selanjutnya, korban dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Kapuas.
“Iparku kecelakaan, menabrak lubang itu,” ungkap Utuh, warga yang berada di lokasi kejadian.
Menurut Utuh, kondisi lubang tersebut cukup membahayakan, terlebih saat kawasan jembatan tertutup kabut dan asap. Lubang menjadi sulit terlihat dari jarak jauh sehingga pengendara berpotensi terlambat mengantisipasi.
Dia meminta pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kerusakan di badan jembatan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena dapat memicu kecelakaan berikutnya.
“Tolong pihak berwenang, bisa segera menanggulangi ini,” ujarnya.
Warga lainnya juga berharap perbaikan segera dilakukan. Terlebih, Jembatan Pulau Petak merupakan jalur yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.
Pengendara yang hendak melintasi jembatan tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan. Kecepatan kendaraan sebaiknya dikurangi, terutama ketika kabut dan asap kembali menutupi badan jalan sehingga jarak pandang menjadi terbatas. (ady)
Editor : Slamet Harmoko