Karhutla Bagendang Masih Menyala, Warga dan Damkar Siaga hingga Malam

Rm-120 • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 02:00 WIB
Pantauan di lokasi menunjukkan kobaran api masih muncul dalam skala kecil. Warga bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) tetap berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api baru. (Abdi/Radar Sampit)
Pantauan di lokasi menunjukkan kobaran api masih muncul dalam skala kecil. Warga bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) tetap berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api baru. (Abdi/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bagendang, tepatnya di perbatasan Gang Garuda dan Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih dalam status waspada. Hingga Kamis (8/10) malam, api masih terlihat di sejumlah bagian lahan gambut.

Pantauan di lokasi menunjukkan kobaran api masih muncul dalam skala kecil. Warga bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) tetap berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Ketua RT 04 Irawan mengatakan kondisi pada Kamis malam masih relatif aman dan terkendali. Api masih menyala, tetapi tidak membesar karena kondisi angin lebih tenang dibandingkan siang hari.

“Untuk api dan kondisi saat ini malam ini masih aman. Api terus menyala dengan skala kecil dan berjalan, tapi tidak terlalu besar karena tidak ada angin seperti siang tadi. Damkar masih standby berjaga. Situasi masih aman terkendali,” ujar Irawan.

Api Sempat Ganggu Jalan HM Arsyad

Karhutla di kawasan tersebut kembali muncul pada Rabu (7/10) siang. Kebakaran terjadi di sejumlah titik, mulai dari Bagendang Hilir, belakang SMP, kawasan Pulau Lepeh PDAM, hingga sekitar Gang Garuda.

Kobaran api dan kepulan asap sempat mengganggu aktivitas masyarakat. Arus lalu lintas di Jalan HM Arsyad KM 29–KM 30 bahkan sempat terhenti selama beberapa jam.

Api terlihat berada di sisi kanan dan kiri jalan, sementara asap yang cukup pekat mengganggu jarak pandang pengendara. Pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari lokasi sampai kondisi dinyatakan aman.

Sejumlah pengendara roda dua maupun kendaraan lainnya sempat diminta putar balik atau menunggu hingga kobaran api berhasil dikendalikan dan jalan kembali dapat dilalui.

Warga dan Damkar Masih Berjaga

Hingga Kamis malam, warga bersama petugas Damkar masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api dan mencegah kebakaran meluas.

Meski kondisi disebut masih terkendali, api yang masih terlihat di beberapa bagian lahan gambut membuat kawasan tersebut tetap dalam pemantauan. (ady)

Editor : Slamet Harmoko
karhutla bagendang karhutla kotim