SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak lagi mempertahankan jembatan kayu di Jalan Walter Condrad, Sampit.
Jembatan tersebut akan diganti dengan konstruksi box culvert tiga lubang melalui proyek yang dianggarkan sekitar Rp1,6 miliar.
Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama, mengatakan proyek penggantian jembatan tersebut saat ini masih dalam proses pengadaan barang dan jasa (PBJ). Pemerintah daerah menargetkan pekerjaan segera dimulai dan diselesaikan sebelum akhir 2026.
“Ini baru proses pengadaan, proses PBJ. Mudah-mudahan dalam minggu ini sudah ada aksi,” kata Mentana, Rabu (7/10).
Menurutnya, konstruksi box culvert dipilih untuk menggantikan jembatan kayu yang kondisinya sudah tua. Struktur baru tersebut akan memiliki tiga lubang dan diharapkan dapat meningkatkan keamanan serta kelancaran akses masyarakat di Jalan Walter Condrad.
“Dibangun box culvert yang lubangnya tiga,” ujarnya.
Mentana memastikan proyek tetap dilanjutkan meski waktu pelaksanaan pada 2026 tersisa beberapa bulan. Berdasarkan perhitungan teknis, durasi pengerjaan masih memungkinkan untuk mengejar target penyelesaian sebelum pergantian tahun.
“Pastinya bisa selesai karena kita sudah punya perhitungannya. Dengan pekerjaan seperti itu dan durasi waktu yang ada, hitungan kita pekerjaan box culvert di Walter Condrad masih bisa selesai akhir tahun,” jelasnya.
Ia menegaskan, proyek tersebut tidak akan ditunda hingga tahun berikutnya. Dinas teknis telah memperhitungkan tahapan dan durasi pengerjaan sehingga pekerjaan dinilai masih realistis untuk diselesaikan pada 2026.
“Ini tetap kita lanjutkan karena berdasarkan perhitungan teknis, masih bisa dikejar sampai akhir tahun,” tegasnya.
Penggantian jembatan menjadi perhatian pemerintah daerah karena kondisi jembatan kayu saat ini dinilai sudah memprihatinkan. Lantai jembatan tidak lagi rata, sementara material kayu yang digunakan telah berusia tua.
Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu keselamatan pengguna jalan, terutama kendaraan yang melintas. Pembangunan box culvert diharapkan memberikan akses yang lebih aman dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan tersebut. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko