SAMPIT, Radarsampitjawapos.com – Kabut asap mulai menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sejak sekitar pukul 03.00 WIB, Jumat (2/10/2026). Kondisinya semakin tebal menjelang pagi hingga membuat jarak pandang terbatas.
Hidayah, warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mengatakan kondisi malam hari masih relatif lebih baik. Apalagi, hujan sempat turun pada sore sebelumnya.
“Malam hari agak landai, apalagi sorenya sempat ada turun hujan,” kata Hidayah.
Namun, kondisi berubah sejak memasuki dini hari. Kabut asap perlahan semakin tebal hingga subuh. “Buka pintu, rumah tetangga enggak kelihatan,” ungkapnya.
Kondisi tersebut juga tercatat dalam laporan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi H. Asan Sampit. Pada pukul 07.00 WIB, jarak pandang di Sampit hanya sekitar 100 meter.
BMKG mencatat kondisi cuaca berupa kabut asap dengan suhu 23,3 derajat Celsius. Kelembapan udara mencapai 96 persen.
Pada saat pengamatan, angin berada dalam kondisi calm atau tenang. Kecepatan angin tercatat 0 kilometer per jam.
Kondisi angin yang tenang membuat kabut asap bertahan di sekitar wilayah Sampit. Asap pun semakin terasa pada pagi hari ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat.
Pengendara yang melintas di tengah kondisi tersebut perlu meningkatkan kewaspadaan. Jarak pandang yang terbatas dapat menyulitkan pengendara melihat kendaraan maupun objek lain di depannya.
Data kondisi cuaca tersebut bersumber dari BMKG Kotim melalui pengamatan Stasiun Meteorologi H. Asan Sampit pada Jumat (2/10/2026) pukul 07.00 WIB. (oes)
Editor : Slamet Harmoko