PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Lima jenazah yang diduga kuat merupakan korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan dari kawasan pesisir Perairan Tanjung Puting hingga Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Kelima jenazah tersebut tiba di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis (1/10) sekitar pukul 22.20 WIB.
Evakuasi melibatkan personel Pos Binpotmar TNI AL Kumai, Pos Basarnas Pangkalan Bun, serta Pos Marnit Polairud Polda Kalteng DAS Kumai.
Danposal Lanal Kumai Letda POM Listyo mengatakan seluruh jenazah diangkut dari lokasi penemuan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB/RBB) milik Basarnas setelah tim menyisir kawasan pesisir sejak pagi.
"Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi sejak pagi usai menggelar apel kesiapan dan koordinasi dengan warga Desa Sungai Perlu. Pukul 16.00 WIB seluruh jenazah berhasil kita evakuasi secara bertahap dan langsung dibawa menyusuri jalur laut menuju Pelabuhan Panglima Utar Kumai," ujar Letda POM Listyo, Jumat (2/10).
Tiga Jenazah Ditemukan Tim Gabungan
Listyo merinci, tiga dari lima jenazah ditemukan langsung oleh tim gabungan di tiga titik berbeda.
Jenazah pertama ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB pada koordinat 3.540312 S, 111.897580 E. Korban ditemukan mengenakan baju hitam lengan pendek dan celana pendek hitam.
Jenazah kedua ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB pada koordinat 3.540270 S, 111.869717 E. Kondisinya telah berupa kerangka dan tidak ditemukan pakaian yang melekat pada tubuh.
Sementara jenazah ketiga ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB pada koordinat 3.540362 S, 111.876600 E. Korban ditemukan tanpa baju dan mengenakan celana jeans panjang warna hitam.
Di lokasi penemuan jenazah ketiga, tim juga menemukan satu unit telepon seluler merek Realme berwarna hitam.
Adapun dua jenazah lainnya sebelumnya telah ditemukan dan diamankan oleh Tim SAR Kabupaten Seruyan. Keduanya kemudian diserahterimakan untuk dievakuasi bersama tim gabungan menuju Kumai.
Lima Jenazah Dibawa ke Banjarmasin
Setelah tiba di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, kelima jenazah langsung diserahkan kepada Basarnas Palangka Raya.
"Seluruh jenazah yang tiba di Kumai langsung diserahkan kepada pihak Basarnas Palangka Raya untuk selanjutnya diberangkatkan menuju Pos Induk SAR di Banjarmasin guna proses identifikasi lebih lanjut," pungkas Listyo. (tyo)
Editor : Slamet Harmoko