Kemendikdasmen akan Buka 139 Ribu Formasi CPNS Guru, Tak Wajib Punya Sertifikat PPG

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 11:37 WIB
BELAJAR MENGAJAR: Proses belajar mengajar di SDN 1 Amin Jaya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng. (SLAMET HARMOKO/RADAR SAMPIT)
BELAJAR MENGAJAR: Proses belajar mengajar di SDN 1 Amin Jaya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng. (SLAMET HARMOKO/RADAR SAMPIT)

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Kabar baik bagi calon guru. Pemerintah menyiapkan sekitar 139 ribu formasi CPNS guru pada 2027 sebagai tahap awal untuk menutup kekurangan tenaga pendidik di Indonesia yang diperkirakan mencapai 464.856 orang. Rekrutmen tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan, kebutuhan guru nasional tersebut ditargetkan dipenuhi dalam tiga tahun dengan pembagian 30 persen, 30 persen, dan 40 persen.

“Intinya itu ada 464.000 yang akan dibuka secara bertahap selama tiga tahun, pembagiannya 30 persen, 30 persen, dan 40 persen. Jadi nanti dihitung saja, dari 464 ribu itu 30 persennya berapa, itu yang akan dimulai untuk CPNS guru tahun ini,” ujar Nunuk dalam kegiatan Terpujilah Guru di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Kuota sekitar 139 ribu tersebut juga mencakup kebutuhan guru untuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Tak Wajib Sertifikat PPG

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam rencana seleksi tersebut adalah persyaratan sertifikasi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Pelamar CPNS guru tidak diwajibkan sudah memiliki sertifikat PPG ketika mendaftar.

Seleksi dirancang terbuka bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan umum untuk menjadi PNS. Kelompok yang dapat mengikuti seleksi antara lain guru honorer yang memenuhi persyaratan, lulusan baru jenjang S1/D-IV, serta lulusan PPG.

“Jadi tidak harus sudah mengikuti PPG, karena nanti kami yang akan meng-PPG-kan. Namun, yang sudah PPG tentu mendapatkan prioritas,” kata Nunuk.

Kebijakan tersebut membuka peluang bagi lulusan baru maupun guru non-ASN untuk mengikuti seleksi, sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

Kekurangan Guru Dikebut Tiga Tahun

Pemerintah sebelumnya memproyeksikan kebutuhan tambahan guru sekitar 464 ribu orang. Rekrutmen CPNS menjadi salah satu bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan tersebut.

Dalam rencana tata kelola guru 2027, pemerintah juga menyepakati pengangkatan sekitar 242 ribu guru PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

 Selain itu, guru PPPK yang memenuhi persyaratan administrasi akan mendapat kesempatan mengikuti seleksi CPNS secara bertahap.

Dengan demikian, rekrutmen guru pada 2027 tidak hanya diarahkan untuk menambah tenaga pendidik baru, tetapi juga menjadi bagian dari penataan status dan pemenuhan kebutuhan guru secara bertahap.

Pemerintah masih perlu memastikan kebutuhan guru berdasarkan wilayah, mata pelajaran, dan jenjang pendidikan agar formasi yang dibuka benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
Sumber : jawapos.com
lowongan CPNS Guru Sertifikat PPG CPNS 2027 CPNS Guru kemendikdasmen