SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Pesisir Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, mendadak geger.
Tiga mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan terdampar di kawasan tersebut, Jumat (25/9). Ketiganya diduga merupakan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Dugaan tersebut semakin menguat setelah ditemukan tulisan Virgo Karya Shipping UNITING INDONESIA di bagian punggung pakaian salah satu korban.
Namun, identitas ketiga mayat dan kepastian bahwa mereka merupakan korban KM Virgo Transport 8 masih menunggu proses identifikasi resmi.
Baca Juga: Dua Mayat Terdampar di Pantai Sukamara, Diduga Korban KM Virgo Transport 8
Camat Pantai Lunci Budiansyah mengatakan, dua mayat pertama ditemukan warga di wilayah RT 2 Desa Sungai Tabuk. Setelah itu, warga kembali menemukan satu mayat lainnya di RT 1.
“Dua mayat ditemukan warga di RT 2, kemudian menyusul ditemukan satu mayat di RT 1,” kata Budiansyah.
Ketiga jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Nawawi Mahmuda Sukamara. Proses evakuasi dilakukan oleh jajaran Polres Sukamara bersama TNI AL dan pihak terkait lainnya.
Baca Juga: Ormas Dayak Kotim Kecam Laporan BNPB ke Presiden Terkait Hidup Normal di Tengah Kabut Asap Karhutla
Kapolres Sukamara AKBP Fajar Virgantara Sjarifuddin yang turun langsung ke lokasi mengatakan, ketiga jenazah telah dibawa ke rumah sakit. Selanjutnya, korban akan dijemput oleh Basarnas untuk dibawa ke Banjarmasin.
“Ketiganya dibawa ke RSUD, dan akan dijemput oleh Basarnas untuk dibawa ke Banjarmasin,” ujarnya.
Informasi mengenai penemuan mayat tersebut sebelumnya juga beredar melalui video di sejumlah grup media sosial warga Sukamara dan sekitarnya.
Penemuan tiga jenazah ini terjadi ketika operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih berlangsung. Hingga hari ke-12 pencarian, Kamis (24/9), Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 14 korban. Dari total 243 orang dalam data manifest, sebanyak 93 orang masih dalam pencarian.
Kepala Basarnas M. Syafii mengatakan, korban yang ditemukan sebelumnya dievakuasi menuju KN SAR Pacitan untuk kemudian diterbangkan ke Banjarmasin menggunakan helikopter Basarnas HR-3604 dan Helikopter Panther TNI AL.
“Setibanya di Banjarmasin, korban akan diserahkan kepada pihak terkait untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut,” kata Syafii.
Tim SAR Gabungan juga masih memaksimalkan pencarian, terutama melalui operasi penyelaman di dalam badan kapal.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA, Minggu (13/9), dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut sebelumnya menghadapi kondisi cuaca buruk sebelum akhirnya kehilangan kontak.
Dengan ditemukannya tiga mayat di pesisir Sukamara, proses pencarian korban KM Virgo Transport 8 kembali mendapat perkembangan.
Namun, kepastian identitas ketiga korban masih menunggu pemeriksaan dan identifikasi oleh tim terkait di Banjarmasin. (fzr/sla)
Editor : Slamet Harmoko